Dirjen Migas Stop Pengeboran Lapindo

Dirjen Migas Stop Pengeboran Lapindo
foto:blogspot

Dirjen Migas Kementerian ESDM IGN Wiratmaja mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Hulu Migas untuk menghentikan rencana pengeboran sumur gas oleh Lapindo Brantas Inc di Sidoarjo.

“Perlu direevaluasi keamanan baik dari sisi aspek geologi maupun sosial,” katanya di Jakarta, Jumat (9/1/2016).

Menurut dia, hingga saat ini, Direktorat Jenderal  Migas Kementerian ESDM belum memberikan persetujuan dari aspek keselamatan kerja pengeboran sumur gas tersebut.

Lapindo Brantas Inc melakukan sejumlah persiapan pengeboran sebelum mulai mengebor sumur pada Maret 2016.

Sementara itu, Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, pihaknya akan menyurati Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait dengan pengeboran sumur gas Tanggulangin 1 milik Lapindo Brantas Inc di Sidoarjo.

“Saya kirim surat hari ini kepada Menteri ESDM agar diselesaikan masalah sosialnya dan juga diumumkan tentang keamanannya,” kata Soekarwo yang hadir pada konferensi wilayah Muslimat NU Jawa Timur, di Malang, Jumat.

Dia lalu mengatakan, jika sudah ada titik temu terkait penyelesaian masalah sosial yang terjadi pada tanah warga yang sebelumnya hilang akibat lumpur Lapindo dan keamanan pengeboran lanjutan ini, baru dibicarakan lagi lebih lanjut.

“Tapi sebelum ada titik temu saya minta dihentikan dulu,” tambah dia.

Sedikitnya, ada 500 personel Polres Sidoarjo dan Polda Jatim dibantu sejumlah anggota TNI mengamankan pelaksanaan pengeboran sumur gas milik Lapindo pada Rabu (6/1/2016).

Pengeboran gas Lapindo Brantas ini diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gas rumah tangga di Kota Surabaya dan Kabupaten Sidoarjo karena program pemerintah “City Gas” atau gas untuk rumah tangga akan dipasok dari pengeboran sumur Lapindo ini. (ant/wh)