Dirilis, Game Election Story 2014

Dirilis, Game Election Story 2014

 

Pemilu Legislatif memang baru digelar pada 9 April mendatang. Tapi tak harus selama itu  untuk mengetahui siapa pemenangnya. Saat ini pun bisa diketahui siapa yang keluar sebagai pemenang. Tergantung, keahlian dan kepiawaiannya bermain.

Lho? Ya. Ini Pemilu yang dimaksud di dunia maya. Pengembang lokal PJ Game Studio tidak mau ketinggalan menyambut bergulirnya Pemilihan Umum 2014 dengan menciptakan game bernama Election Story 2014.

Ini merupakan karya kedua mereka, setelah sukses menciptakan game untuk anak di tahun lalu, yaitu Kata Ball. “Game ini diciptakan untuk menambah edukasi politik yang mencerdasakan, sekaligus menghibur pemainnya,” ujar tim PJ Game Studio melalui siaran tertulisnya, Senin (31/3/2014).

Dalam Election Story, pemain berperan sebagai ketua partai politik yang bertujuan memenangkan pemilihan umum. Lawannya adalah ketua umum dari dua partai lain. Waktu permainan selama sepuluh minggu yang terdiri dari strategi dan kampanye.

Di laman utama, pemain akan diberi pilihan mengenai apa saja fokusnya sebagai ketua umum partai. Pilihan antara lain terdiri dari reformasi birokrasi, ketahanan dan keamanan, hingga politik luar negeri.

Saat memainkan game, pemain didampingi oleh manajer yang ditentukan sendiri. Manajer berasal dari beragam kalangan, antara lain mahasiswa, pengacara, artis, bahkan tokoh malaikat atau iblis. Selain mendampingi, manajer akan membantu pemain melewati masa sulit.

Pemain diberikan pilihan untuk menjalankan politik bersih, yaitu dari pintu ke pintu, iklan, dan kampanye terbuka. Uniknya, game ini juga memberikan pilihan kampanye hitam, seperti membuat survei palsu, politik uang, bahkan korupsi.

Sayangnya, game ini baru tersedia di platform Android. Untuk memainkannya, cukup mengunduh secara gratis di toko aplikasi Google Play Store. (tmp/ram)