Dinkes Surabaya : Tak Ada Lonjakan Pasien selama Lebaran

Dinkes Surabaya : Tak Ada Lonjakan Pasien selama Lebaran
Foto: drg Febria Racmanita

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya menyatakan tidak terjadi peningkatan pasien rumah sakit maupun puskesmas di Kota Pahlawan selama liburan panjang Lebaran tahun ini.

“Untuk pasien IGD (Instalasi Gawat Darurat) seperti biasanya setiap harinya kurang lebih 200 pasien,” kata Kepala Dinkes Surabaya drg Febria Racmanita, Rabu (22/7/2015).

Menurut dia, pasien yang dirawat di RSUD atau puskesmas dalam naungan Pemkot Surabaya beragam ada yang akibat kecelakaan kendaraan bermotor, sakit diare atau hipertensi, asam urat, demam dan lainnya.

Namun demikian, lanjut dia, kebanyakan pasien yang rawat jalan adalah pasien diare. Hal ini dikarenakan banyak warga yang tidak memperhatikan pola makanan yang tidak sehat pada saat selesai berpuasa selama sebulan.

“Mungkin juga lupa pantangan makanannya,” katanya.

Meski demikian, ia mengatakan pasien diare yang berobat di rumah sakit atau puskesmas pada Lebaran kali ini menurun. “Alhamdulillah menurun. Masyarakat saat ini mulai sadar menjaga kesehatan dan pola makan yang sehat,” katanya.

Hanya saja, saat ditanya soal data pasien yang menurun pada Lebaran tahun ini, Febria belum mengetahuinya secara detail karena laporan yang diterima dari rumah sakit dan puskesmas belum lengkap. “Mungkin besok data baru bisa diketahui,” cetusnya.

Saat ditanya apakah obat-obatan untuk diare tercukupi di rumah sakit daerah maupun puskesmas, ia mengatakan persedian obat-obatan tercukupi. “Alhamdulillah tercukupi, sehingga warga tidak perlu khawatir jika berobat di puskesmas atau rumah sakit,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya menjelaskan bahwa puskesmas dan rumah sakit juga tidak libur selama Lebaran, melainkan tetap buka seperti biasa. “Dokter spesialis juga hadir setiap hari, jadi pasien tetap terlayani,” jelasnya. (ant/wh)