Dinihari Tadi Bambang Widjojanto Bebas

bambang

Wakil Ketua Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) akhirnya dibebaskan Bareskrim Polri pada Sabtu (24/1/2015) dinihari WIB. Bambang dibebaskan setelah dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Adna Pandu Praja dan Zulkarnaen memberikan jaminan beserta 60 pengacara. Sebelumnya, keduanya juga bertemu dengan Wakapolri Komjen Badrodin Haiti.
Begitu lepas, Bambang langsung meluncur ke Gedung KPK di daerah Kuningan Jakarta. Di sana, di depan puluhan aktifis anti korupsi, Bambang bersama para pimpinan KPK lainnya menggelar jumpa pers sekitar pukul 03.00 dinihari WIB. Dalam jumpa pers tersebut, Bambang menjelaskan kasus yang menimpa dirinya. “Prinsipnya ke depan, kita harus lebih memperkuat barisan, Harus lebih solid karena tantangan makin berat,” tandas Bambang Widjojanto penuh semangat.
Menariknya,mMeskipun Bambang Widjojanto akhirnya dibebaskan namun kasus dia tetap berlanjut sesuai dengan berita acara pemeriksaan (BAP) yang kopiannya beredar di kalangan wartawan. Dalam dokumen tersebut, Bambang dikutip mengatakan “Saya bersedia diperiksa sebagai Tersangka karena sudah didampingi (pengacara), tetapi saya mempersoalkan dasar hukum yang menjadi tuduhan.” Hal lain yang terungkap dalam dokumen ini adalah surat perintah penangkapan tertulis tanggal 22 Januari 2015, atau sehari sebelum Bambang benar-benar diciduk di tengah jalan di Depok.
Sedangkan penyidik yang memeriksa Bambang Wodjojanto sebanyak empat orang, yaitu AKBP Dani Arianto, AKP Nur Said, AKP Imam Suhodo dan AKP Hendro Sutrisno. Status tersangka akan membawa konsekuensi lain bagi Bambang, yaitu dia harus mundur dari jabatannya di KPK.”Saya akan membicarakan dulu hal ini dengan pimpinan KPK,” ujar Bambang. (bst)