Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Bentuk Tim Pengelolaan Pasar

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Bentuk Tim Pengelolaan Pasar

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Eko Haryanto (kanan) di ruang humas Pemkot Surabaya, Senin (6/3/2017). foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Guna mengatasi berbagai persoalan di pasar tradisional, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui dinas koperasi dan usaha mikro membentuk tim pengelolaan pasar. Dalam menjalankan tugasnya, tim pengelola pasar dibantu oleh kasi, kabid, dan tenaga outsourcing guna mempercepat dan mempermudah kinerja pengelola pasar.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Eko Haryanto di ruang Humas Pemkot Surabaya, Senin (6/3/2017).

“Kami telah membentuk tim pengelolaan pasar sejak akhir Februari lalu. Tim ini dibentuk guna meminimalkan permasalahan yang ada di pasar Surabaya, salah satunya di Pasar Sememi, Benowo,” katanya.

Mantan asisten IV Pemkot Surabaya tersebut menambahkan, nantinya tim Pengelolaan Pasar yang dibentuk tersebut, memiliki tiga fungsi. Yakni melakukan pembayaran rekening listrik dan air, mengurus ketertiban dan keamanan pasar, serta mengurus sarana dan prasarana di pasar.

“Upaya ini kami lakukan sebagai bentuk upaya penertiban dan penataan pasar Sememi sesuai dengan peraturan yang sudah diperintahkan oleh Walikota Surabaya,” ujarnya.

Alasan lain pembentukan tim pengelolaan pasar, lanjut Eko, karena selama ini dirinya sering mendapat laporan dari pedagang yang menyampaikan berbagai macam permasalahan.