Dijamin UGM, Florence Sihombing Akhirnya Dibebaskan

Dijamin UGM, Florence Sihombing Akhirnya Dibebaskan
foto:liputan6

Florence Sihombing untuk sesaat bisa menghirup udara segar.  Ini setelah Kepolisian DIY mengabulkan penangguhan penahanan yang diajukan wanita yang mengambil studi di S2 Kenotariatan UGM ini.

Tepat pukul 14.50 WIB, Senin (1/9/2014), Florence Sihombing didampingi Sekretaris Komite Etik Fakultas Hukum UGM Heribertus Jaka Triyana, keluar dari tahanan Ditreskrimsus Polda DIY.

“Pertama-tama, sekali lagi dengan tulus saya minta maaf kepada Sultan dan seluruh masyarakat Yogya atas perbuatan yang saya lakukan. Saya memohon dengan sangat permintaan maaf ini bisa diterima seluruh warga. Saya harap masyarakat Yogya mengerti dan mau berbesar hati dengan mau memaafkan,” jelas Florence Sihombing saat ditemui di Ditreskrimsus Polda DIY, Senin (1/9/2014).

Florence Sihombing juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Universitas Gajah Mada (UGM) yang telah bersedia membantu menjamin penangguhan penahanan untuk dirinya.

Sementara itu, dosen Fakultas Hukum Internasional UGM sekaligus Sekretaris Komite Etik Fakultas Hukum, Heribertus Jaka Triyana mengatakan pihaknya dalam hal ini Fakultas Hukum UGM telah mengajukan pengangguhan penahanan kepada saudara Florence Sihombing dan telah dikabulkan.

“Kami akan mengikuti proses hukum yang berlaku. Dalam waktu dekat kami akan melakukan pembinaan kepada anak kami, Florence,” ucapnya.

Atas nama Institusi dan Fakultas Hukum UGM, Heribertus juga meminta maaf kepada masyarakat Jogjakarta, kepada Sultan, dan seluruh akademika UGM atas apa yang telah diperbuat Florence.  “Secara tulus meminta maaf kepada semuanya. Atas nama Florence dan keluarga dengan tulus kami ucapkan terima kasih,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua hari ditahan sejak Sabtu (30/8/2014), Florence Sihombing akhirnya dapat bernafas lega setalah pengajuan penangguhannya dikabulkan oleh pihak Ditreskrimsus Polda DIY.

Surat perintah penangguhan penahanan dan surat perintah pengeluaran tahanan ditandatangani oleh Dir Reskrimsus Polda DIY Kombes Pol Kokot Indarto pada pukul 13.30 WIB.

Florence Sihombing
ditahan Polda DIY atas laporan sejumlah lembaga sosial masyarakat (LSM) karena dianggap telah menghina warga Yogyakarta atas kiacauannya di media sosial. Dia kemudian dijerat dengan pasal dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta pasal Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Flo resmi ditahan di Ditreskrimsus Polda DIY dan ditetapkan sebagai tersangka pada Sabtu pukul 17.00 Wib kemarin. Pasal yang dikenakan yakni 27 ayat 3 jo pasal 45 ayat 1, pasal 28 ayat 2 jo pasal 45 ayat 2 UU ITE Nomor 11 Tahun 2008. Sementara untuk KUHP Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP. (kmp/ram)