Dihantam Skandal Uji Emisi, Nilai  Pasar VW Anjlok Rp 438 T

 

vw

Skandal rekayasa alat penguji emisi di mobil diesel Volkswagen (VW) dengan cepat membawa dampak buruk bagi perusahaan asal Jerman itu.  Salah satunya nilai saham perusahaan rontok hingga 35 persen dalam dua hari terakhir.

Jatuhnya nilai saham VW itu mengikis nilai pasarnya sebesar USD 30 miliar (Rp 438 triliun), seperti dilaporkan The Associated Press Selasa (22/9/2015) waktu setempat.

VW mengatakan sekitar 11 juta mobil diesel buatannya yang tersebar di seluruh dunia dipasang perangkat lunak yang bisa menipu alat uji emisi.  Skandal ini pertama kali diungkap oleh regulator Amerika Serikat.

Kalau software ini dihidupkan, mesin akan mengeluarkan emisi lebih bersih dalam pengujian resmi. Kalau dimatikan, mobil bisa berjalan lebih bertenaga di jalan raya namun emisinya 40 kali lebih besar dari batasan legal.

VW, yang baru saja menggusur Toyota sebagai penjual mobil terbesar di dunia, mengatakan akan mengalokasikan 6,5 miliar Euro (Rp 106 triliun) pada kuartal ketiga ini untuk mengatasi masalah tersebut.

Di samping itu, VW menghadapi penalti senilai USD 18 miliar (Rp 263 triliun) di Amerika Serikat setelah mengakui merekayasa uji emisi mobil dieselnya, tulis Bloomberg. (bst)