Diguncang Bom Sarinah, IHSG Ditutup Melemah 24 Poin

Diguncang Bom Sarinah, IHSG Ditutup Melemah 24 Poin
ilustrasi: enciety.co

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis (14/1/2016) melemah 24,00 poin (0,53 persen) ke level 4.513,18. Penurunan ini dampak  dari teror bom di Jakarta.

Indeks dibuka melemah mengikuti pergerakan bursa global namun sempat berbalik menunjukkan tanda-tanda menguat. IHSG langsung anjlok setelah terjadi ledakan bom di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin di Jakarta Pusat pada pukul 10.30 WIB.

IHSG terkoreksi 1,72 persen (77,86 poin) ke level 4.459,32 pada penutupan perdagangan sesi satu hari ini. Namun, setelah sesi kedua dibuka, IHSG merangkak naik kembali, meskipun masih di zona merah.

Perdagangan hari ini tercatat dengan volume 3,637 miliar saham senilai Rp 5,225 triliun. Indeks sempat mencapai level tertinggi 4.526 dan level terendah sebesar 4.456. Sebanyak 88 saham menguat, 190 saham melemah, dan 82 saham stagnan.

Mayoritas pergerakan sektor saham melemah dengan penurunan terdalam saham sektor industri dasar sebesar 1,7 persen disusul infrastruktur 1,3 persen. Sementara sektor saham yang menguat adalah pertanian 0,8 persen. (bst)