Diego Simeone Samai Prestasi Aragones

Diego Simeone Samai Prestasi Aragones
Diego Simeone/express.co.uk

Kesuksesan mengantar Atletico Madrid menjuarai Piala Super Spanyol 2014 di Vicente Calderon, Minggu (24/8/2014) dinihari WIB,  menjadi prestasi tersendiri bagi Diego Simeone. Pelatih asal Argentina itu berhak menyejajarkan dirinya dengan pelatih legendaris, Luis Aragones.

Diego Simeone menjadi pelatih kedua Atletico Madrid yang mampu meraih gelar juara Piala Super Spanyol. Luis Aragones pertama kali melakukannya pada 1985 usai mengungguli Barcelona.

Kesamaan di antara Diego Simeone dan Aragones tidak sekadar itu. Keduanya juga pernah menjalani karier sebagai pemain di Atletico Madrid. Aragones yang pernah membela Real Madrid bermain untuk Los Colchoneros pada rentang 1964 hingga 1974. Sedangkan Diego Simeone memperkuat Atletico Madrid pada rentang 1994 hingga 1997.

Atletico Madrid berhak meraih gelar juara setelah unggul agregat 2-1 atas Real Madrid. Pada leg pertama Atletico Madrid menahan imbang rival sekotanya 1-1. Gol tunggal Mario Mandzukic memastikan kemenangan Atletico Madrid di hadapan pendukungnya sendiri.

Tak hanya itu, gelar terakhir ini seperti menandakan era kesuksesan mereka. Setidaknya, Atletico Madrid meraih minimal satu trofi dalam enam tahun terakhir.

Era emas Atletico Madrid dimulai pada musim 2009/10. Ketika itu Atletico Madrid mampu menjuarai Piala UEFA setelah mengalahkan Fulham 2-1 pada partai puncak. Quique Flores menjabat sebagai pelatih kepala Atletico Madrid ketika itu.

Setelah itu, Atletico Madrid seperti tidak pernah berhenti meraih gelar pada setiap musim. Beberapa bulan kemudian Los Colchoneros mengawali musim 2010/11 dengan menjuarai Piala Super Eropa setelah mengalahkan Internazionale 2-0.

Pada musim 2011/12, Atletico Madrid kembali menjuarai Piala UEFA setelah mengalahkan sesama tim Spanyol, Athletic Bilbao, pada laga pamungkas. Mereka kemudian mengawali musim 2012/13 dengan menjuarai Piala Super Eropa setelah menekuk Chelsea. Atletico Madrid menutup musim 2012/13 dengan trofi Copa del Rey setelah mengalahkan rival sekota, Real Madrid.

Prestasi Atletico berlanjut pada musim 2013/14. Atletico Madrid merusak dominasi Barcelona dan Real Madrid untuk menjuarai La Liga. Terakhir, Atletico mengawali musim 2014/15 dengan menjuarai Piala Super Spanyol usai menekuk Real Madrid melalui keunggulan agregat 2-1.

Dalam kurun enam musim terakhir, Atletico Madrid total mengumpulkan tujuh gelar. Diego Simeone menyumbangkan sebagian besar melalui raihan lima trofi. Quiquie Flores menyumbangkan dua gelar, Piala UEFA dan Piala Super Eropa. (trb/ram)