Diangkat Kemenhub, Risma Belum Terima Surat Mundur Kadishub Surabaya

Diangkat Kemenhub, Risma Belum Terima Surat Mundur Kadishub Surabaya
Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Eddi.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengangkat Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Eddi sebagai salah satu pejabat penting di Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub Selasa (3/2/2015) malam. Ini membuat Pemkot Surabaya berinisiatif segera mencari pengganti Eddi.

Dikatakan Sekretaris Kota Surabaya Hendro Gunawan, pengangkatan Kepala Dishub Surabaya sebagai pejabat di Kemenhub adalah sebuah prestasi membanggakan. Terlebih selama ini Eddi sarat dengan berbagai penghargaan lantaran keberhasilannya menggawangi jajarannya di Dishub Surabaya.

“Saya kira wajar jika terjadi mutasi dari pusat ke daerah, atau sebaliknya dari daerah ke pusat. Apalagi Pak Eddi juga berprestasi. Jadi ini hal yang wajar dan nanti kita akan cari penggantinya,” jelasnya kepada wartawan di Balai Kota, Rabu (4/2/2015).

Namun sementara ini, pihak Pemkot Surabaya belum menerima surat resmi dari Kemenhub atas dilantiknya Eddi sebagai pejabat eselon II di Ditjen Perhubungan Darat.

“Saya kira nanti dari pihak Pak Eddi maupun dari Kemenhub akan melayangkan surat pemberitahuan,” ujarnya.

Untuk itu, Pemkot Surabaya saat ini belum terburu-buru untuk menentukan siapa pengganti Eddi sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari Kemenhub kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Sementara ini Eddi akan menjalani dua jabatan yang berbeda.

“Pak Eddi kan sudah dilantik, berarti sudah bekerja di Ditjen Kemenhub. Tentunya sebelum ada pelantikan pimpinan baru di Dishub Surabaya pak Eddi masih akan mengisi jabatannya di sini juga,” tambahnya.

Dikonfirmasi enciety.co, Eddi menegaskan dirinya dilantik bersama 8 pejabat lainnya di lingkungan Kemenhub. Pengangkatan sebagai pejabat nasional oleh Menteri Ignasius Jonan tersebut karena ia mengikuti Assesment Eselon II yang diselenggarakan Kemenhub.

“Awalnya, ada informasi resmi ada assesment dalam rangka pengisian jabatan eselon II di Kemenhub, lalu saya mengikutinya. Selain saya ada sekitar 8 pejabat lainnya yang mengikuti assesment ini,” katanya.

Dalam assesment yang digelar Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Jakarta ini, Eddi berhasil meraih nilai tertinggi dari 8 peserta yang mengikutinya. Selain Eddi, peserta yang mengikuti assesment ini berasal dari internal Dit LLAJ dan juga dari luar Kemenhub. “Alhamdulillah saya lulus peringkat pertama,” ujarnya bangga. (wh)