Diambang Kebangkrutan, Sony Mobile PHK 2.100 Karyawan

Diambang Kebangkrutan, Sony Mobile PHK 2.100 Karyawan
sumber foto: androidauthority

Kabar kebangkrutan yang menimpa Sony mobile sepertinya memang benar terjadi. Pasalnya, pihak perusahaan kembali mengumumkan bahwa akan memberhentikan sebanyak 2.100 karyawannya pada divisi ponsel. Jika ditotal dari pekan lalu, ada sebanyak 5.000 karyawan yang diberhentikan, menyusul mundurnya Presiden North West Eropa beberapa waktu lalu.

Pemotongan jumlah karyawan serta kemunduran dari pejabat tingginya, telah resmi diumumkan pihak Sony Mobile dan diklaim karena perusahaan ingin melakukan restrukturisasi. Hal tersebut juga tertuang dalam surat pernyataan yang dilansir dari Tech Cruch, Selasa (2/6/2015). “Sebagai bagian dari langkah yang sedang berlangsung, serta untuk mendorong transformasi menjadi perusahaan yang menguntungkan dan berkelanjutan, Sony Mobile akan mengubah struktur organisasi yang efektif sejak 1 April. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan transisi organisasi serta lebih gesit dan ramping,” tulis pernyataan perusahaan dalam situs.

Lanjut dalam surat pernyataannya, pihak perusahaan mengungkapkan bahwa ada sekira 1.000 karyawan dan konsultan di Lund akan diberhentikan. Jadi ada sekira 2.100 karyawan lagi dalam jangka waktu ke depan secara global akan menyusul pemutusan kerja di Sony Mobile.

“Sehingga pengurangan jumlah karyawan ini secara global dapat selesai hingga akhir 2015 mendatang. Namun Lund akan terus menjadi situs yang penting bagi Sony Mobile dengan fokus utama pada pengembangan perangkat lunak dan layanan pelanggan,” lanjut pihak perusahaan menuliskan.

Sumber informasi menerangkan bahwa pihak Sony Mobile mengklaim akan membuat divisi yang lebih menguntungkan pada tahun depan, serta handset terbaru. Selain itu juga muncul spekulasi bahwa Sony akan mempertimbangkan divisi smartphone untuk dijual kepada pihak lain. (oke)