Di Tangan Van Gaal, Setan Merah Mulai Menakutkan

Louis van Gaal dan Wayne Rooney.skysport
Louis van Gaal dan Wayne Rooney.skysport
Louis van Gaal dan Wayne Rooney.skysport
Louis van Gaal dan Wayne Rooney.skysport

Manchester United membuka rangkaian tur pramusimnya di AS dengan gemilang. Wayne Rooney dkk membantai Los Angeles (LA) Galaxy 7-0 (3-0) dalam laga yang berlangsung di Rose Bowl, Pasadena, California, Kamis (24/7) pagi WIB.

Setelah gol Danny Welbeck di menit ke-13, dua gol dari Rooney, salah satunya dari titik putih penalti membawa MU unggul 3-0 sampai babak pertama berakhir. Di 45 menit kedua, MU yang menurunkan tim keduanya memperbesar keunggulan dengan mencetak empat gol tambahan yang diborong Ashley Young dan Reece James.

Yang menarik, di laga ini, pelatih Louis van Gaal menerapkan formasi 3-4-3 yang berubah menjadi 3-4-1-2 dimana Juan Mata berdiri bebas di belakang Rooney dan Welbeck. Inilah formasi tim teranyar Setan Merah yang di era Sir Alex Ferguson begitu patuh dengan formasi 4-4-2 yang kemudian sering berganti menjadi 4-2-3-1.

Formasi yang diturunkan Van Gaal bukanlah hal yang mengejutkan mengingat formasi 3-4-3 (3-4-1-2) menjadi andalan Timnas Belanda di Piala Dunia 2014 lalu. Dengan formasi tersebut, tampak winger Antonio Valencia dan muka baru Luke Shaw dijadikan bek sayap mendampingi tiga pemain belakang yang terdiri dari Jonny Evans, Phil Jones, dan Chris Smalling.

Di babak kedua, Van Gaal mencoba kombinasi para pemain muda dengan menempatkan Michael Keane, Reece James, dan Tyler Blackett mengembas tugas sebagai tiga pemain belakang. Sementara, dua posisi gelandang bertahan diisi pemain senior Darren Fletcher yang ditunjuk menjadi kapten tim dan bintang muda dari Bilbao, Ander Herrera. Keduanya tetap menjadi andalan Van Gaal selama 90 menit pertandingan.

Dengan demikian, sangat kentara di bawah arahan Van Gaal, MU tengah menjalani revolusi permainan. Pantas untuk ditunggu mantra Van Gaal saat MU menjalani kompetisi yang sebenarnya, Premier League Inggris musim 2014-2015. Van Gaal harus mengadu racikannya dengan sejumlah manajer dan pelatih top seperti Jose Mourinho, Arsene Wenger, Manuel Pellegrini, dan Brendan Rodgers. (bst/ram)