Di Papua, Hari Kemerdekaan Diperingati 18 Agustus

 

Di Papua, Hari Kemerdekaan Diperingati 18 Agustus

Pelaksanaan upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-69 Republik Indonesia (RI) yang seharusnya dilaksanakan, Minggu (17/8/2014), diundur ke Senin (18/8/2014). Alasannya, hari Minggu di Papua merupakan hari ibadah bagi masyarakat.

“Rencananya upacara dilaksanakan 18 Agustus 2014 di Lapangan Mandala Jayapura. Tanggal 17 Agustus jatuh pada Minggu dan di Papua semua mayarakat yang beragama Kristen pergi beribadah. Itu tidak bisa diganggu gugat,” kata Sekertaris Daerah Papua, Herry Dosinaen di Jayapura, Senin (11/8/2014).

Kegiatan lainnya untuk memeriahkan HUT RI tetap berjalan, seperti tabur bunga di TMP Waena dan pengukuhan pasukan pengibar bendera tetap dilaksanakan.

Menurutnya, penundaan upacara tersebut sudah dikoordinasikan dengan dirjen Otda Kementerian Dalam Negeri. “Dirjen bisa memaklumi dan kita hanya mengirim surat pemberitahuan ke presiden melalui mendagri terkait penundaan upacara bendera tersebut. Hari ini, kita sudah mengirimkan surat telegram kepada bupati-wali kota se-Provinsi Papua agar upacara bendara dilaksanakan 18 Agustus,’’ ujarnya.

Penundaan peringatan upacara HUT RI di Papua, kata Herry, tidak mengurangi makna kemerdekaan Indonesia. “Yang terpenting kita semua di Papua tetap merayakan hari kemerdekaan semeriah mungkin dan tentunya semua kembali dari hati kita. Pada 18 Agustus tidak ada libur, selesai upacara aktivitas di kantor tetap berjalan seperti biasa,” ujarnya. (bst/ram)