Di Brasil, Jika Dirampok Jangan Berteriak

 

Di Brasil, Jika Dirampok Jangan Berteriak

Kepolisian Brasil memberikan edaran yang agak aneh kepada para  wisatawan yang berkunjung  selama Piala Dunia 2014 berlangsung.  Polisi meminta para turis tidak berteriak jika mengalami peristiwa perampokan.

“Jangan bereaksi, menjerit, berteriak atau berdebat dengan pelaku,” tulis selebaran yang rencananya akan diberikan oleh pihak kedutaan dan konsulat Brasil di sejumlah negara.

Menurut laporan yang dirilis surat kabar Estadao de Sao Paulo, teori jangan berteriak tersebut dikarenakan tindakan itu bakal memprovokasi perampok untuk melakukan kekerasan lebih lanjut, yang mungkin saja bisa berakhir dengan kematian.

Hal terbaik untuk dilakukan oleh kalangan wisatawan Piala Dunia adalah menyerahkan barang-barang mereka tanpa ribut-ribut.

“Kalangan wisatawan yang datang ke Brasil, terutama dari Eropa dan Amerika Serikat, tentunya jarang melihat jenis kejahatan seperti ini,” kata Mario Leite, pihak yang bertanggung jawab atas keamanan Piala Dunia di Sao Paulo.

“Karena mereka tidak terbiasa dengan hal itu, tentunya mereka akan bereaksi terhadap serangan atau aksi yang dilakukan oleh pelaku kejahatan,” katanya .

Rencananya, kata Leite, brosur pengamanan diri bagi kalangan wisatawan akan tersedia dalam bahasa Inggris, Spanyol dan Perancis dan akan dibagikan di pesawat yang menuju ke Brasil menjelang Piala Dunia.

Wisatawan juga disarankan untuk tidak memamerkan harta berharga, berhati-hati saat berjalan sendirian di malam hari dan selalu memeriksa bahwa mereka tidak sedang diikuti.

Brasil selama ini memiliki reputasi sebagai negara dengan tingkat pembunuhan tertinggi di dunia. Tahun lalu, aksi perampokan yang berakhir dengan pembunuhan mengalami kenaikan sebesar sembilan persen. (bst/ram)