Dewan Panggil Manajemen Suroboyo Carnival

 

Dewan Panggil Manajemen Suroboyo Carnival

Manajemen Suroboyo Carnival Night Market bakal dipanggil Komisi C DPRD Surabaya pada Selasa (5/8/2014) mendatang. Pemanggilan tersebut terkait dengan belum beresnya perizinan analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) lalu lintas.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Sachiroel Alim menegaskan hal itu, Kamis (31/7/2014). “Iya rencana komisi C akan meminta klarifikasi pada Selasa (5/8/2014) depan. Termasuk uji kelaikan seluruh piranti yang ada di Surobaya Carnival,” ujarnya.

Sachiroel juga mendapat laporan bahwa warga sempat mengeluhkan terjadinya kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut. Hal ini disebabkan kurangnya lahan parkir yang tersedia.

Kata dia, jika rekomendasi dinas perhubungan (Dishub) Kota Surabaya terkait Amdal lalu lintas tidak dipatuhi, maka perlu ada tindakan tegas. “Saya rasa layak dipertimbangkan untuk ditutup izin operasionalnya,” ujarnya.

Soal adanya argumen bahwa kelancaran perizinan untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD), Alim mengatakan hal itu bukan menjadi alasan untuk tidak menegakkan peraturan. “Saya rasa demi PAD bukan alasan untuk mentolerir masalah perizinan,” ucapnya.

Saat ditanya kabar adanya lobi-lobi di kalangan anggota dewan untuk memuluskan perizinan, Alim tidak menanggapinya. “Harus ditertibkan. Siapapun yang melanggar harus ditindak tegas seperti yang lainnya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Surabaya Armudji meminta agar anggota dewan yang terlibat lobi-lobi dengan manajemen segera diusut. “Dibuka saja, siapa nama namanya dan dari komisi mana. Biar ini menjadi pembelajaran bersama,” katanya.

Direktur Operasional Surabaya Carnival Slamet mengatakan bahwa pihaknya sudah melengkapi perizinan yang ditentukan Pemkot Surabaya.

“Ini salah komunikasi saja. Memang ada kekurangan yang belum dilakukan seperti membuat trotoar di depan karena waktunya mepet menjelang Lebaran,” katanya.

Mengenai adanya lobi-lobi, ia mengaku tidak tahu. “Kalau itu saya tidak tau. Itu urusan yang lebih atas,” katanya. (ant/wh)