Depag: Virus MERS Tak Ganggu Persiapan Haji

 

Depag: Virus MERS Tak Ganggu Persiapan Haji

Meluasnya kekhawatiran akan penyebaran Virus Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS) di Arab Saudi tak mengganggu persiapan  penyelenggaraan Haji 2014.

Dirjen  Penyelenggaraan Haji dan Umrah Depag, Anggito Abimanyu  menegaskan  kasus tersebut sejauh ini  tak mengganggu persiapan yang dilakukan.

Dia mengatakan tim panitia haji yang berada di Saudi, tetap menjalankan pekerjaannya. “Meskipun begitu tetap ada peringatan hati-hati dan waspada,” ujarnya. Peringatan itu dikeluarkan oleh otoritas setempat.

Pejabat yang juga jago bermusik itu mengatakan, Indonesia berharap pemerintah Saudi bisa menangani penyebaran penyakit MERS itu. Khususnya ketika nanti negara Saudi kedatangan jamaah haji dari segala penjuru dunia. Sejatinya penyakit MERS ini sudah muncul di Arab Saudi beberapa tahun lalu. Meskipun begitu, sampai saat ini belum ada laporan penularan kepada jamaah haji.

Sampai saat ini persiapan penyelenggaraa haji 2014 terus dikebut. Mulai dari menuntaskan sewa pemondokan dan transportasi, hingga urusan katering. Selain itu juga menyiapkan layanan kesehatan kepada jamaah haji. “Saya ingin tegaskan lagi, MERS ini belum berdampak pada urusan haji. Selain itu jamaah umrah tetap bisa ke Saudi,” katanya.

Kemenag menjadwalkan rangkaian ibadah haji 2014 dimulai pada 31 Agustus dengan ditandai masuknya jamaah haji ke asrama. Awal pemberangkatan jamaah ke Saudi dilaksanakan pada 1 September. Wukuf atau puncak ibadah haji dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah yang bertepatan pada 3 Oktober.

Hingga kemarin Anggito mengatakan daftar nama calon jamaah haji reguler yang dipastikan berangkat tahun ini belum dilansir. “Masih proses penentuan,” kata dia. Penentuan calon jamaah yang berangkat itu, menggunakan sistem urut kacang. Artinya dari antrian terawal hingga di bawahnya.

Anggito juga mengatakan, sampai saat ini belum ada tanda-tanda pengesahan besaran BPIH oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pengesahan itu saat ini ditunggu masyarakat, karena menjadi titik awal proses pelunasan BPIH. (ram)