Dennis Adhiswara Dampingi Video Maker di Spazio

Dennis Adhiswara Dampingi Video Maker di Spazio
Dennis Adhiswara (hem putih) menjadi pembicara pelatihan online video maker Start Surabaya di Spazio Surabaya, Kamis (11/6/2015). Arya wiraraja/enciety.co

Langkah progresif terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk memberdayakan kaum muda. Kali ini, pemkot bekerjasama dengan Layaria dan sejumlah komunitas di Surabaya, menghelat pelatihan online video maker di Spazio Surabaya.

Layaria adalah rumah bagi kreator video online yang ada di Indonesia, dimana para anggotanya para profesional industri kreatif di bidang perfilman.

Dennis Adhiswara, Founder dan CEO Layaria, mengatakan pelatihan ini diselenggarakan rutin sejak 2012. “Kita terus memantau perkembangan generasi muda Surabaya yang minat di bidang industri kreatif,” ujarnya kepada enciety.co,  Kamis(11/6/2015).

Ia lalu menjelaskan, saat ini pihaknya sudah membina dua puluh empat anak muda Surabaya yang secara profesional tekun dalam bidang pembuatan video online.

“Saya sangat terkesan dengan Surabaya karena pemerintahnya mau memberikan sarana edukasi bagi generasi muda kreatif,” tutur Denis.

Dirinya menjelaskan, membuat video seperti belajar bersepeda, perlu niat yang kuat dan latihan yang rutin. Video yang kita buat bisa dikatakan bagus dan menarik jika banyak mendapatkan tanggapan positif dari penonton.

Dennis mencontohkan video yang ia unggah di YouTube, banyak karya yang menarik yang dapat dijadikan rujukan di situs video terbesar tersebut. Seperti tutorial memasak, hijab, dan make up.

Selain itu, video kita dapat menjadi sarana marketing. Saat ini, banyak penggiat online shop yang menggunakan video untuk menawarkan produknya.

Menurut data yang dihimpun oleh Layaria, Indonesia adalah negara pengakses internet terbanyak ketiga di dunia. “Delapan puluh persen pengguna internet adalah pengunggah situs video, ke depan konten video merupakan target market yang sangat menguntungkan,” ujar Dennis.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan target diadakannya pelatihan ini adalah mencari bibit-bibit sineas muda yang berbakat dan kreatif. Mereka akan didik secara profesional untuk membuat film-film layar lebar.

“Untuk membuat film layar lebar dengan durasi yang panjang, mereka harus belajar terlebih dulu lewat film pendek yang di-upload di YouTube misalnya,” ujar dia. (wh)