Dennis Adhiswara Ajak UKM Surabaya Maksimalkan Medsos

Dennis Adhiswara Ajak UKM Surabaya Maksimalkan Medsos

Dennis Adhiswara di pelatihan pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda.foto:arya wiraraja/enciety.co

Dennis Adhiswara, aktor dan CEO Rombak Media, kembali hadir di Pelatihan Digital Marketing Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda Surabaya. Dennis  membagikan tips memanfaatkan media sosial (medsos) sebagai media promosi.

Banyak hal yang disampaikan Dennis agar bisa memaksimalkan media sosial untuk jualan. Bahkan dia menyarankan agar pelaku usaha tidak hanya punya satu akun saja.

“Bisa punya tiga buah akun social media. Baik itu akun Facebook, Instagram dan lain sebagainya,” katanya di hadapan ratusan peserta di Kaza City Mall, Sabtu (29/6/2019).

Pria yang sukses membintangi film Ada Apa Dengan Cinta? itu menuturkan, perlunya punya tiga akun. Pertama, akun untuk brand produk. Kedua, akun personal branding. “Yang ketiga ini akun buat nyampah. Akun brand dipakai untuk memasarkan produk dan usaha,” cetus Dennis.

Dennis lalu menjelaskan, ada potensi tersembunyi dalam akun personal branding. Katanya, akun personal branding ini tempat untuk mencitrakan dirinya supaya menjadi pribadi yang dapat dikenal.

“Ini amit-amit ya, ke depan kita tidak tahu usaha yang kita buat ini bakal seperti apa. Jika kita punya akun personal branding, ketika usaha kita turun, kita bakal bisa bertahan. Minimal orang-orang itu ingat kita. Personal yang mengembangkan usaha tersebut. Reputasinya bagaimana, kredibilitasnya bagaimana. Itulah fungsi dari akun personal branding,” tegas Dennis.

Jika akun personal branding dapat dimanfaatkan secara maksimal, kita bakal tidak kesulitan ketika mulai memasarkan brand baru saat brand lama yang telah menurun .

“Lewat kredibilitas dan reputasi yang telah dikenal oleh akun personal branding, kita tidak mulai dari nol lagi memperkenalkan brand maupun produk baru kita,” papar Dennis.

Sedangkan untuk akun nyampah, Dennis mengatakan jika akun ini buat memenuhi kebutuhan pribadi yang ingin eksis di media sosial. Kebanyakan, akun ini dibuat untuk curhat dan untuk posting konten-konten lucu.

“Saya punya teman yang punya tiga akun media sosial. Untuk akun nyampah ini dia gunakan untuk tukeran foto kucing dan lain sebagainya. Jadi di akun nyampah ini teman saya itu tampil tanpa make up. Ya sederhananya akun ini buat seru-seruan lah,” terangnya. (wh)