Demo Diet Tas Kresek Digelar di Royal Plaza

 

Demo Diet Tas Kresek Digelar di Royal Plaza

Puluhan aktivis lingkungan Surabaya menggelar aksi di Royal Plaza, Kamis (3/7/2014). Aksi tersebut diperuntukkan untuk mendesakkan agenda penyelamatan bumi dengan mengganti tas kresek pengunjung dengan tas dari kain.

Hanie Ismail, salah satu penggagas acara, mengatakan pihaknya bekerjasama dengan salah satu mal untuk menyadarkan masyarakat. “Satu hari saja tanpa memakai kresek maka dapat menyelamatkan bumi dari bahaya plastik,” katanya saat memberikan keterangan kepada wartawan di Surabaya.

Menurut dia, plastik atau kresek tersebut sulit dapat diurai oleh bumi. Untuk penghancuran plastik untuk dapat dilebur oleh bumi dibutuhkan puluhan tahun.

“Bisa saja kresek atau plastik tersebut dijadikan produk daur ulang. Dengan ajaran ini maka diharapkan masyarakat mengetahui bahayanya plastik dalam penggunaan rumah tangga,” ujar Hanie.

Dia lalu menjelaskan, berdasarkan data dari Greeneration Indonesia, setiap tahunnya satu orang Indonesia menghasilkan 700 kantong sampah plastik.

“Berdasarkan data ini, setiap tanggal 3 Juli diperingati sebagai Hari Anti Tanpa Kantong Plastik Sedunia atau Internasional Plastic Bag Free Day,” papar Hanie. (wh)