Daur Ulang Karung Goni Bekas Jadi Souvenir Cantik

Daur Ulang Karung Goni Bekas Jadi Souvenir Cantik

pelatihan membuat dompet dari goni bekas di Kaza City Mall, Minggu (12/2/2017)

Menjadi pelaku ekonomi dituntut untuk kreatif dan inovatif. Karya  yang dihasilkan  tak boleh biasa-biasa saja. Begitu juga dengan bahan-bahan yang digunakan,  kejelian dan  kreatifitas juga sangat diperlukan.  Termasuk memanfaatkan barang-barang daur ulang. Seperti yang terlihat di pelatihan Pahlawan Ekonomi  Cluster Creative Industry, Minggu (12/2/2017).  Hari itu,  ratusan peserta diajak membuat souvenir dengan memanfaatkan karung goni bekas. Barang yang sudah tak terpakai  itu diolah menjadi kerajinan khas Suroboyo.

Mentor creative industry, Siti Retnanik mengatakan kain karung goni bekas sebelum bisa dipakai sebagai bahan kerajinan terlebih dahulu harus dicuci dengan bayclin atau pemutih dan dikeringkan. “Goni bekas yang sudah dibersihkan dengan bayclin dan dijemur selain membuat bersih bahan, juga memberikan warna yang menarik saat pembuatan produk kerajinan,” kata Siti Retnanik kepada enciety.co di Kapas Krampung  Plaza (Kaza City).

Karung goni bekas ini kali ini dibuat untuk dompet yang bisa dipergunakan sebagai souvenir, tempat pensil dan tempat kosmetik. Bahan yang diperlukan untuk membuatnya adalah kain karung goni bekas, kain blancu, risleting, busa angin serta renda untuk pemanis, jarum serta benang. “Harga jual kerajinan ini mencapai Rp 25 ribu hingga Rp 30 ribu tapi yang bagus dipasaran. Untuk Minggu depan, pelatihan tetap karung goni bekas tetapi membikin kotak kartu nama,” tukasnya. (ram)