Data Durable Goods Orders AS Terburuk Sepanjang Sejarah

 

Data Durable Goods Orders AS Terburuk Sepanjang Sejarah

Data ekonomi makro Amerika Serikat terbaru dirilis semalam (25/9) telah menjatuhkan kepercayaan para pelaku pasar global khususnya bursa saham Wall Street. Dan daya tarik investor ke emas sebagai aset save haven pun meningkat.

Durable Goods Orders merupakan data pesanan baru untuk bahan baku perusahaan manufaktur menyusut ke level yang negatif setelah bulan sebelumnya berhasil mencapai level tertinggi sepanjang sejarah.

Lembaga statistik AS melaporkan data pesanan barang tahan lama tersebut anjlok ke -18,2 persen pada bulan Agustus lalu, setelah bulan Juli data ini melonjak 22,5 persen. Data pesanan ini merupakan data yang paling buruk sepanjang sejarah penghitungan data pesanan ini sejak tahun 1992.

tabel-market-outlook-26-sep

Namun data pesanan baru ini hanya naik 0,7 persen jika tanpa penghitungan peralatan transportasi, sehingga order baru turun dari $ 245.4 miliar menjadi $ 54,5 miliar . Tidak termasuk penghitungan biaya pertahanan, pesanan baru turun 19,0 persen. Peralatan transportasi meningkat 2 bulan berturut-turut, mendorong penurunan, $ 55,6 miliar atau 42,0 persen menjadi $ 76,8 miliar.

Persediaan bahan baku untuk pabrikan AS yang diproduksi pada bulan Agustus, naik enam belas dari tujuh belas bulan terakhir yang meningkat $ 1,7 miliar atau 0,4 persen menjadi $ 4,03 miliar. Pesanan baru untuk biaya nondefense untuk barang modal pada bulan Agustus menurun $ 49,5 miliar atau 36.3 persen menjadi $ 86,8 miliar.

Pasca rilis data yang mengecewakan pasar ini telah membuat bursa saham Wall Street anjlok pada penutupan dini hari tadi, demikian juga dengan bursa saham Asia pagi ini dibuka masuk dalam zona yang merah.

Sebaliknya, emas kembali menjadi alternatif save haven para investor. Meski demikian data GDP kuartal 2 Amerika Serikat yang akan rilis malam ini tentu akan sangat mempngaruhi arah pasar selanjutnya. [Mr I Care]

Berikut prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks saham, Jumat (26/9/2014):

EUR/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, dibutuhkan penembusan di bawah area 1.2700 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju area support kunci 1.2660 – 1.2630. Resisten terdekat terlihat disekitar area 1.2785, penembusan konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, dalam jangka pendek kemungkinan menguji kembali area 1.2850.

GBP/USD. Bias netral dengan rentang potensi perdagangan pada kisaran 1.6230 – 1.6440. Penembusan konsisten di atas area 1.6440 akan memicu tekanan bullish lebih lanjut menguji kembali area 1.6490 atau lebih tinggi. Pada pergerakan ke bawah, hanya penembusan di bawah area 1.6230 akan dapat melanjutkan tren bearish menuju area support 1.6180 sebelum menguji kembali area 1.6130.

USD/JPY. Bias netral dalam jangka pendek dengan rentang perdagangan potensial antara area 108.15 -109.20. Penembusan konsisten di bawah area 108.15 akan memicu skenario koreksi bearish lebih lanjut menguji kembali area 107.45. Pada pergerakan ke atas, hanya penembusan kembali di atas area 109.20 yang akan melanjutkan skenario bullish menuju area resisten 109.80

USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek khusunya jika harga mampu menembus area 0.9520 untuk memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 0.9560. Support terdekat terlihat disekitar area 0.9440, penembusan konsisten dibawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat arah pergerakan menjadi tidak jelas, dalam jangka pendek kemungkinan menguji area 0.9400.

AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, namun dibutuhkan penembusan di bawah area 0.8740 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menuju setidaknya area support 0.8680. Pada pergerakan ke atas resisten terdekat terlihat disekitar area 0.8805, penembusan konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral akibat areah pergerakan menjadi tidak jelas, dalam jangka pendek menguji area 0.8840.

XAU/USD. Bias netral dalam jangka pendek dengan rentang perdagangan potensial antara area 1212 – 1227. Penembusan di bawah area 1212 akan membawa bias kembali ke bearish untuk menguji area 1205. Disisi lain penembusan dan gerakan konsisten di atas area 1227 akan memicu tekanan bullish menguji area 1235.

Hang Seng Futures. Bias bearish dalam jangka pendek, dibutuhkan penembusan di bawah area 23420 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 23300. Namun kegagalan menembus dibawah area 23420 seharusnya mengkoreksi harga ke area 23680 akibat indikator stochastic dan RSI yang berada pada wilayah jenuh jual. Penembusan konsisten di atas area tersebut akan membawa harga naik menguji area 23870

Nikkei Futures. Bias bullish netral dalam jangka pendek, support terdekat terlihat disekitar area 16030, disisi lain resisten terdekat berada pada kisaran 16210. Penembusan di bawah area 16030 seharusnya memicu momentum bearish untuk menguji area 15910. Disisi lain, penembusan konsisten kembali di atas area 16210 akan membawa bias kembali ke bullish menguji area 16290.

Kospi Futures. Bias masih bearish dalam jangka pendek terutama jika harga bertahan di bawah area 260.00, sehingga koreksi bullish saat ini masih akan terbatas di bawah area 263.20. Target bearish selanjutnya ada pada area 258.50, break ke bawah area ini dapat memicu tekanan bearish tambahan menuju area 256.20. Hanya break ke bawah area 263.20 yang dapat menjadi ancaman bagi outlook bearish saat ini. [Mr. I Care ]

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini bersifat khusus dan informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita dan analisa terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersedia.