Daop 8 Surabaya: Penumpang KA Nataru Naik 4 Persen

Daop 8 Surabaya: Penumpang KA Nataru Naik 4 Persen

foto: arya wiraraja/enciety.co

PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 8 (PT KAI Daop 8) Surabaya terus melakukan inovasi dan peningkatan kinerja menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2020.

Diperkirakan semasa angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini, jumlah pengguna jasa layanan kereta api di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya mencapai 778.198 orang atau naik sebesar 4 pesen dari tahun 2018 yang berjumlah 749.770 orang.

“Kami prediksi puncak lonjakan jumlah penumpang akan terjadi pada Sabtu 21 Desember 2019 dengan kisaran 49.402 orang penumpang,” papar Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat (20/12/2019). Acara yang dipandu Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya.

PT KAI Daop 8 memiliki wilayah kerja di 52 stasiun di Jawa Timur yang terbentang dari lintas utara di Stasiun Tobo, lintas selatan di Stasiun Wilingi, dan Lintas tengah Mojokerto.

Suprapto menjelaskan, dalam masa angkutan Nataru 2019 ini,  PT KAI Daop 8 Surabaya akan mengoperasikan 78 perjalanan Kereta Api Penumpang dengan total tempat duduk tersedia 828.324 seat.

Dengan panjang total panjang rel sepanjang 530 km tersebut, terdapat jalur rel yang perlu diwaspadai menjadi titik rawan banjir dan longsor, dimana di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya ada sekitar 17 titik yang menjadi pantauan potensi banjir dan longsor tersebut.

“Beberapa titik yang paling menjadi fokus kewaspadaan adalah titik di Km 32+600 sampai dengan 33+200 antara Stasiun Tanggul Angin dan Stasiun Porong,” tegasnya.

Dalam mengantisipasi kejadian alam ini, PT KAI Daop 8 Surabaya telah menyiapkan management risiko Alat Material Untuk Siaga (Amus) di 4 titik strategis di antaranya Stasiun Babat, Stasiun Mojokerto, Stasiun Bangil dan Stasiun Wlingi.

“Selain itu, kami telah melaksanakan perbaikan dan penguatan pendukung pondasi tubuh badan rel, serta akan menambah petugas pemeriksa jalur rel ekstra, sebanyak 32 petugas,” pungkasnya. (wh)