Dana Tax Amnesty di DJP Jatim I Baru Rp 8,3 Triliun

Dana Tax Amnesty di DJP Jatim I Baru Rp 8,3 Triliun

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur I Sofian Hutajalu menghadiri acara Perspective Dialogue di Radio Suara Surabaya, Jumat (23/12/2016). foto:arya wiraraja/enciety.co

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur I mencatat, sampai dengan 22 Desember 2016, jumlah uang tebusan tax amnesty yang telah masuk sekitar Rp 8,356 triliun.

Hal ini disampaikan Sofian Hutajalu, Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur I, dalam acara Perspective Dialogue di Radio Suara Surabaya, Jumat (23/12/2016).

Menurut dia, untuk jumlah dana repartiasi tax amnesty saat ini mencapai Rp 13,129 Triliun. Sedangkan untuk dana deklarasi luar negeri tax amnesty mencapai angka Rp 87,239 Triliun.

“Lalu, untuk dana deklarasi tax amnesty dalam negeri mencapai Rp 237,295 Triliun,” papar dia.

Dalam acara yang dipandu Kresnayana Yahya, Chairperson Enciety Business Consult itu, Sofian menambahkan, saat ini ada sekitar 37.125 wajib pajak yang telah mengikuti program tax amnesty periode ke II ini.

“Perlu diketahui, target pemerintah Indonesia dana yang masuk pada program tax amnesty sebesar Rp 165 Triliun. Ke depan, dengan adanya program tax amnesty periode ke III pada bulan Januari 2017, kami sangat yakin, angka tersebut bakal terealisasi,” ulas dia.

Dari 37.125 wajib pajak yang telah mengikuti program tax amnesty periode ke II ini, sambung Sofian, ada sekitar 4.950 badan wajib pajak non pelaku usaha kecil (UKM) dan 1.974 wajib pajak berupa badan UKM. Lalu ada 24.087 wajib pajak pribadi non UKM dan 6.114 wajib pajak pribadi pelaku UKM.

“Dari data-data tersebut, kita dapat menyimpulkan masih banyak potensi wajib pajak yang belum mengikuti program tax amnesty. Sehingga ke depan, kita sangat optimistis jika program tax amnesty ini bakal mencapai target,” urai dia. (wh)