Dana Kemensos Cair, PSK Dolly-Jarak Tak Boleh Kembali

 

Dana Kemensos Cair, PSK Dolly-Jarak Tak Boleh Kembali

Kementerian Sosial mencairkan bantuan untuk eks Pekerja Seks Komersial (PSK) di lokalisasi Dolly di Surabaya masing-masing sebesar Rp5.050.000. Diharapkan dengan dana kompensasi tersebut, mereka tak kembali menjalani pekerjaan haram itu.

“Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk tabungan, dan akan diberikan saat mereka pulang ke kampung halaman masing-masing,” kata Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Kemensos Sonny Manalu di Surabaya, Selasa (17/6/2014). Pihaknya menyatakan telah melakukan rapat dengan Pemkot Surabaya membahas penutupan Dolly. “Semuanya sudah siap,” ungkapnya.

Pada acara deklarasi penutupan lokalisasi terbesar itu, akan diberikan bantuan secara seremonial oleh Mensos kepada para eks PSK. Sonny menyebut terdapat sekitar 1.449 eks PSK yang akan dipulangkan ke daerah asalnya.

Rincian bantuan yang diberikan ialah berupa dana Usaha Ekonomi Kreatif (UEP) sebesar Rp 3 juta, Rp 1,8 juta untuk Jaminan Hidup (Jadup) dengan rincian Rp 20.000 per hari selama 90 hari, dan Rp 250 ribu untuk transportasi mereka pulang ke kampungnya.

“Nanti mereka membuat pernyataan tertulis tidak akan kembali lagi. Kalau nanti kembali lagi akan ditindak,” imbuhnya.

Sedangkan bagi warga sekitar Dolly yang selama ini mendapatkan penghasilan dari berbagai kegiatan di kawasan tersebut akan diberdayakan oleh Pemkot Surabaya, termasuk merefungsikan Dolly menjadi lokasi usaha ekonomi produktif.

Sementara mucikari dan germo yang ada di Dolly akan dibantu oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.(ant/wh)