Cuaca Tak Menentu, Dinkes Surabaya Ingatkan Demam Berdarah

 

Cuaca Tak Menentu, Dinkes Surabaya Ingatkan Demam Berdarah

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, saat ini pihaknya menggalakkan kampanye untuk mengingatkan warga waspada terhadap cuaca yang masih tidak menentu.

“Kadang hujan kadang cuaca panas membuat berkembangnya jumlah jentik nyamuk secara cepat,” katanya saat memberikan keterangan kepada wartawan di Surabaya, Selasa (22/4/2014).

Menurut dia, dengan kesadaran warga menjaga kebersihan membuat nyamuk aedes aegypti dapat dikendalikan. Seperti pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang dinilai sebagai sarana paling efektif dan efisien untuk menanggulangi Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Dan terakhir adalah fogging atau pengasapan di tempat yang banyak nyamuknya,” ujar Febria Rachmanita.

Selain itu, sambung dia, dalama rangka memperingati Hari Demam Berdarah Sedunia akan jatuh pada Kamis (24/4/2014), pihaknya juga berharap agar warga dapat memutus mata rantai siklus kehidupan nyamuk melalui 3 M (menutup, menguras, dan mengubur) dan ditambah pemberian abate di kolam penampungan air.

“Bila bersama melakukan tersebut, nyamuk aedes aegypti perkembangannya dapat ditekan,” pungkasnya.(wh)