Cuaca Ekstrem, Bandara Juanda imbau Airline Waspada

 

Cuaca Ekstrem, Bandara Juanda imbau Airline Waspada

 

PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Juanda mengingatkan kepada airline (perusahaan penerbangan) lebih waspada terhadap cuaca. Ini setelah beberapa perubahan cuaca yang ekstrem dalam dua pekan terakhir.  Yang menyebabkan pesawat terseret akibat angin saat berada di apron bandara.

 

“Kami berahap semua airline, terutama penggunaan apron, agar meningkatakan pengawasan terhadap pesawat. Kami berharap semua airline lebih teliti dan waspada terhadap perubahan cuaca. Meskipun pada saat ini di Surabaya masih belum berdampak,” kata General Manager Trikora Harjo. Terseretnya pesawat di bandara lain memang tidak mengganggu penerbangan.

 

PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Juanda berharap ada antisipasi dari masing-masing airline. “Semua kegiatan di airside (pelayanan sisi udara) agar diwaspadai, kita juga sudah menyiapkan tim untuk membantu awak airline bila terjadi perubahan cuaca ekstrem,” lanjutnya.

 

Selain antisipasi cuaca, Bandara Juanda juga siap menjadi bandara pengalihan. Misalnya terjadi divert (pengalihan pendaratan) dari bandara terdekat. “Nantinya kita akan operasional 24 jam on request, bila terjadi divert, akibat cuaca ekstrem,” tutup mantan Danlanal Kalimantan Barat itu.

 

Sementara, akibat cuaca ekstrem, penerbangan di beberapa kota mengalami keterlambatan. Perubahan jadwal keberangkatan pesawat menuju Bandara Juanda Surabaya, yakni Makasar, Manado dan Jakarta.

 

Munculnya angin kencang di Surabaya khususnya akibat tekanan rendah, tidak sampai mengganggu jadwal penerbangan dari Bandara Internasional.
Kecuali seperti beberapa waktu lalu saat hujan deras dan angin bisa mengganggu aktivitas penerbangan.(wh)