Coblosan Pilpres, Dolly dan Jarak Dijaga Khusus

 

Coblosan Pilpres, Dolly dan Jarak Dijaga Khusus

Pengamanan untuk pelaksanaan pencoblosan pemilihan presiden (pilpres) pada 9 Juli mendatang, di tempat eks lokalisasi Dolly dan Jarak akan diperlakukan secara khusus dibandingkan tempat lain. Ini setelah lokalisasi legendaris tersebut ditutupnya sejak 18 Juni lalu.

Polrestabes Surabaya di-back up Polsek Sawahan sendiri akan menugaskan 26 personel kepolisian yang disiagakan di 26 tempat pemungutan suara (TPS) di kawasan Dolly dan Jarak yang dibantu 52 petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan satu buah mobil water cannon.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Setija Junianta menegaskan akan memberikan pengawalan khusus di 26 TPS. “Pola pengamanan adalah untuk satu TPS dijaga satu polisi dan dua linmas,” tegasnya, di sela-sela acara pameran alutsista di halaman Polrestabes Surabaya, Senin (7/7/2014).

Menurut Setija Junianta, dengan pola pengamanan tersebut untuk mengantisipasi pihak yang berupaya menggagalkan pelaksanaan demokrasi lima tahunan tersebut. Untuk tempat TPS lainnya, pihak Polrestabes Surabaya menggunakan pola 5 TPS dijaga 2 polisi dan 10 Linmas.

Selain itu, jelas dia, pihaknya juga akan mengerahkan 1.547 personel yang akan disebar di 4.043 TPS. “Kami juga mendapat bantuan sekitar 1 SSK dari Kodam V/Brawijaya,” tegas Setija Junianta. (wh)