Citigroup Anggap Indonesia Pasar Terpenting

 

Citigroup Anggap Indonesia Pasar Terpenting

Chief Executive Officer (CEO) Citigroup, Michael Corbat menyatakan, pihaknya akan melakukan investasi di Indonesia untuk mendukung nasabah dan karyawan di Indonesia. Bagi Citigroup, Indonesia merupakan salah satu pasar terpenting.

“Indonesia merupakan salah satu pasar terpenting bagi Citi secara global. Sebagai negara dengan perekonomian terbesar di Asia Tenggara yang memiliki keanggotaan di dalam G-20, Indonesia memiliki jaringan kuat dari sisi politik dan ekonomi baik di Asia dan daerah lainnya termasuk hubungan erat dengan Amerika Serikat,” kata Corbat, dalam keterangan resmi yang diterbitkan, Kamis (18/9/2014).

Ia menuturkan, Citi akan melakukan investasi untuk terus mendukung nasabah dan karyawan yang saat ini hampir mencapai 5.000 orang di Indonesia yang bergerak di berbagai bidang termasuk area commercial banking dan trade finance.

Corbat melakukan kunjungan resmi pertama ke sejumlah negara di Asia sejak mengemban posisi pada Oktober 2012. Kunjungan ini dilakukan di beberapa negara di wilayah Asia termasuk China, Taiwan dan Hong Kong.

Dalam kunjungan ke Indonesia, Michael dijadwalkan bertemu dengan beberapa tokoh di Indonesia. Pagi tadi, Corbat bertemu dengan Muliaman Hadad, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendiskusikan beberapa hal terkait industri perbankan di Indonesia.

Setelah pertemuan itu, Corbat menghadiri acara townhall meeting di Citibank Tower-Plaza Bapindo yang dihadiri oleh sebagian besar karyawan Citibank Indonesia di Jakarta.

Corbat kemudian menuju ke Balai Kota untuk bertemu dengan Presiden Terpilih Joko Widodo (Jokowi). Dalam pertemuan itu, keduanya bertukar pikiran mengenai berbagai hal termasuk mengenai kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS) dan global. Selain itu juga mengenai perkembangan sektor perbankan di Indonesia.

Corbat juga menyampaikan harapannya agar seluruh proses transisi kepemimpinan yang sedang berlangsung bisa berjalan dengan lancar dan aman. (lp6/wh)

Sementara itu, Citi Country Officer Indonesia, Tigor Siahaan mengatakan, meski kunjungan Corbat singkat tapi menegaskan kembali komitmen Citi untuk terus mendukung pertumbuhan dan perkembangan di Indonesia.

Selama kepemimpinan Corbat, Citigroup terus mengalami pertumbuhan baik. Pada 2013, Citigroup meraih keuntungan bersih hingga US$ 13,7 miliar dan menumbuhkan pendapatan dalam kondisi kurang kondusif. Selain itu, Citi juga mencatatkan rasio Basel III Tier Satu sebesar 10,6 persen pada akhir kuartal II 2014.

Citi, salah satu perusahaan keuangan terkemuka di dunia memiliki sekitar 200 juta nasabah dan transaksi bisnis di lebih dari 160 negara. (Ahm/)