Christopher Froome  Raih Juara Tour de France 2015

Stage's third placed overall leader's yellow jersey Britain's Christopher Froome thumbs up as he crosses the finish line at the end of the 125 km twentieth stage of the 100th edition of the Tour de France cycling race on July 20, 2013 between Annecy and Annecy-Semnoz, French Alps.  AFP PHOTO / JEFF PACHOUD        (Photo credit should read JEFF PACHOUD/AFP/Getty Images)
Stage’s third placed overall leader’s yellow jersey Britain’s Christopher Froome thumbs up as he crosses the finish line at the end of the 125 km twentieth stage of the 100th edition of the Tour de France cycling race on July 20, 2013 between Annecy and Annecy-Semnoz, French Alps. AFP PHOTO / JEFF PACHOUD (Photo credit should read JEFF PACHOUD/AFP/Getty Images)

Pembalap Inggris, Cristopher Froome, tampil sebagai juara Tour de France 2015. Froome mengapit podium juara setelah berhasil mempertahankan keunggulan 72 detik dari rival terdekat pembalap Kolombia, Nairo Quintana.  Balap paling legendaris ini berakhir pada  Minggu (26/7/2015) sore waktu setempat seiring dengan berakhirnya persaingan die tape 21.

Saat menyentuh garis finish di Champs-Elysees, Christopher Froome yang dikawal rekan-rekannya dalam Team Sky tergabung dalam peleton utama pembalap. Etape ini sendiri akhirnya dimenangkan jago sprint dari Jerman, Andre Greipel, yang unggul dari favorit Mark Cavendish yang hanya menempati posisi keenam.

Yang menarik, menyusul turunnya hujan, panitia lomba memutuskan mengurangi jumlah lap sepanjang 7km mengelilingi Kota Paris yang biasanya terdiri dari 10 putaran. Sesuai aturan lomba, catatan waktu bakal resmi berhenti setelah para pembalap melintasi garis finish untuk memulai putaran pertama.

Namun, seorang pembalap mesti sampai di garis finish dengan selamat, kecuali mengalami masalah teknis pada sepedanya atau terlibat kecelakaan, untuk dapat diklaim menyelesaikan lomba. Dengan aturan tersebut, sejatinya Christoper Froome resmi menjadi juara begitu melintasi garis finish sebelum memulai putaran di Champs Elysees.

Keberhasilan ini membuat Christoper Froome mengukir sejarah sebagai pembalap Inggris pertama yang mampu menjuarai balapan bergengsi Tour de France sebanyak dua kali. Sebelumnya, Froome tampil sebagai yang terbaik pada 2013.

Tour kali ini pun tercatat dalam sejarah sebagai yang terketat kedua setelah Tour de France 2008 dimana juara saat itu Carlos Sastre hanya unggul 58 detik dari peringkat kedua Cadel Evans. (afp/bst)