China dan India Konsumen Batubara Terbesar

China dan India Konsumen Batubara Terbesar

Perusahaan minyak dan gas (migas) asal Inggris, BP Plc telah merilis laporan bertajuk British Petroleum (BP) Energi Outlook 2035. Dalam laporan itu, BP memperkirakan batubara bakal menjadi bahan bakar utama dengan pertumbuhan terlambat. Permintaan batubara akan meningkat rata-rata 1,1 persen per tahun hingga 2035.

Dari hasil outlook tersebut, Kamis (23/1/2014), hampir keseluruhan atau sekitar 87 persen dari pertumbuhan permintaan hingga 2035 diperkirakan datang dari China dan India. Sedangkan porsi gabungan konsumsi batubara globalnya akan meningkat dari 58 persen pada 2012 menjadi 64 persen pada 2035.

Laporan itu menunjukkan permintaan energi global terus meningkat rata-rata 1,5 persen per tahun hingga 2035. Pertumbuhan diperkirakan moderat selama periode ini, meningkat rata-rata 2 persen per tahun hingga 2020, lalu 1,2 persen per tahun hingga 2035.

Sebanyak 95 persen dari pertumbuhan ini diperkirakan berasal dari negara-negara non-OECD, dengan China dan India mencakup lebih dari separuh pertumbuhan tersebut.

Minyak diperkirakan menjadi bahan bakar utama dengan pertumbuhan terlambat hingga 2035, dengan permintaan berkembang rata-rata 0,8 persen per tahun.

Meskipun demikian, ini masih akan menghasilkan permintaan untuk minyak dan bahan bakar cair lain menjadi hampir 19 juta barel per hari lebih tinggi pada 2035 dibanding 2012. (lp6/bh)