China-IMF  Sepakat Dorong  Reformasi Pasar  Keuangan

 

 

bursa saham china

China dan dana moneter internasional (IMF)  sepakat untuk mendorong reformasi pasar keuangan negeri tersebut. Komitmen ini dicapai setelah Perdana Menteri China Li Keqiang bertemu dengan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde,  awal pekan lalu.

Perdana menteri juga menyuarakan ketidaksetujuan China atas perang mata uang global, karena akan menjadi tidak baik untuk pemulihan ekonomi dunia. China tidak memiliki niat untuk meningkatkan ekspor dengan mendevaluasi yuan, karena ini tidak kondusif untuk transformasi ekonomi China, kata Li.

Li mengatakan China akan terus mendorong kemajuan reformasi pasar keuangan dan pembangunan sistem hukum, dan terus mendorong perkembangan untuk mekanisme pembentukan nilai tukar yuan yang sejalan dengan prinsip-prinsip independensi, gradualisme dan pengendalian.

China akan, menurut fundamental ekonomi dan kebutuhan untuk menjaga stabilitas keuangannya, membuat nilai tukar yuan mengambang dalam dua arah dalam kisaran yang wajar, dan menjaga nilai tukar pada dasarnya stabil di tingkat yang dapat beradaptasi dan keseimbangan, perdana menteri menekankan.

Ia juga meminta negara-negara ekonomi utama yang sedang menghadapi meningkatnya ketidakpastian dan volatilitas ekonomi dunia, untuk memperkuat koordinasi makroekonomi untuk menjaga stabilitas ekonomi dan sistem keuangan global.
Pemerintah menekankan sangat pentingnya berkomunikasi dengan pasar, serta peran IMF dan lembaga keuangan internasional lainnya. Pemerintah akan memperkuat dialog dan kerja sama dengan mereka untuk memberikan lebih banyak sinyal guna menopang kepercayaan pasar, kata Li.

Perdana menteri juga berjanji bahwa China mampu mencegah risiko-risiko keuangan regional dan sistemik. Ia mencatat bahwa sebagian besar bank-bank komersial besar China adalah milik negara.

Rasio utang pemerintah, terutama yang dari pemerintah pusat relatif rendah, sementara tingkat tabungan masyarakat relatif tinggi. Pemerintah pusat bisa mendukung bank-bank untuk mempertahankan rasio kecukupan modal pada tingkat yang relatif tinggi.

Bank sentral juga memiliki banyak alat untuk mencegah risiko keuangan. Lagarde, di Beijing untuk Forum Pembangunan China, sangat memuji Rencana Lima tahun ke-13 China, mengatakan akan membantu perekonomian China terus memainkan peran utama dalam pembangunan ekonomi dunia.

Dia juga memuji komunikasi kebijakan China baru-baru ini pada nilai tukar yuan sebagai efektif, karena memperkuat kepercayaan pasar internasional. Dia mengatakan IMF memuji upaya terus menerus China untuk mereformasi serta siap memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan China yang mengirim sinyal positif ke pasar. (afp/inl)