Chelsea vs Arsenal: MoU Ogah Minta Maaf pada Wenger

Chelsea vs Arsenal: MoU Ogah Minta Maaf pada Wenger
foto:liputan6

Pelatih Chelsea, Jose Mourinho, menegaskan dirinya belum meminta maaf kepada Arsene Wenger karena pernah mengatakan pelatih Arsenal tersebut “spesialis gagal”. Pelatih asal Portugal itu juga menyatakan dirinya tak pernah berencana untuk meminta maaf kepada Wenger.

Pernyataan   Mourinho ini memanaskan  suhu jelang laga Chelsea vs Arsenal dalam lanjutan Premier League, Minggu (5/10/2014). Musim lalu, Mourinho pernah menyebut Wenger sebagai pelatih spesialis gagal karena tak pernah lagi membawa Arsenal meraih trofi sejak tahun 2005.

Wenger yang marah mendengar komentar pelatih asal Portugal itu kemudian balas berkata, “Pelatih yang selalu menyebut timnya tak akan mampu meraih gelar juara (hal yang berulang kali dilakukan Mourinho musim lalu) adalah pelatih yang takut gagal.”

Wenger kemudian berhasil membawa Arsenal mengakhiri paceklik gelar setelah menjadi juara Piala FA, Mei 2014 lalu. menjelang pertemuan keduanya di Stamford Bridge, wartawan pun akhirnya bertanya kepada Mou apakah dirinya menyesal telah menyebut Wenger sebagai pelatih spesialis gagal.

“Saya tak pernah mengharapkan permintaan maaf jadi saya juga tak meminta maaf. Saya selalu ingin segera melewati sesuatu, melupakannya, dan tetap maju tanpa memikirkan apa yang telah terjadi. Saya tak butuh meminta maaf,” ujarnya.

“Saya tak butuh permintaan maaf dan saya juga tajk butuh meminta maaf. Insan sepak bola, orang-orang cerdas tak butuh itu. Selesaikan, menatap ke depan, dan bersiap menghadapi pertandingan selanjutnya adalah tanggung jawab besar untuk orang-orang seperti kami,” ujar Mourinho.

“Ini karena kami menangani dua klub besar London dan punya tanggung jawab menyajikan permainan sepak bola yang menarik untuk jutaan fan yang dimiliki kedua klub ini juga liga ini,” kata Mourinho.

“Ini (pencapaian Wenger selama 18 tahun menangani Arsenal) adalah prestasi yang luar biasa. Selamat kepadanya dan juga klub. Ini terjadi bukan cuma karena kualitas pelatihnya tapi juga filosofi klubnya,” ujar Wenger lagi. (bst/ram)