Cegah Urbanisasi, Wali Kota Risma Galakkan Screening

Cegah Urbanisasi, Wali Kota Risma Galakkan Screening

Wali Kota Surabaya saat memberikan penyuluhan kepala Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial di Balai Kota, Senin (11/7/2016). foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Untuk mencegah banyaknya arus urbanisasi, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan melakukan screening secara ketat. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Tri Rismaharini usai acara halal bi halal di Balai Kota, Senin (11/7/2016).

“Urbanisasi masalah yang cukup serius bagi kita semua. Dan saya sudah siapkan tim untuk mencegah pendatang masuk ke mari (Surabaya),” tegas Wali Kota Risma.

Ia lalu melanjutkan, masyarakat desa untuk datang ke kota Surabaya dipersilahkan namun harus mempunyai tujuan dan ada pekerjaan.

Dengan adanya pekerjaan tersebut, diharapkan tidak akan ada lagi pengangguran yang mengakibatkan ada Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

“Bulan ini saja kami pulangkan 54 orang PMKS ke daerah masing-masing. Bila kedapatan lagi mereka mencoba masuk kemari dan hanya membuat masalah maka tak segan akan saya bawa ke ranah hukum karena telah melanggar Perda kota Surabaya,” jelas Wali Kota Risma.

Menurut wali kota perempuan pertama di Surabaya itu, dengan adanya persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan.

Wali Kota terbaik di dunia ini juga meminta agar kepala daerah atau bupati di daerah masing-masing untuk memperhatikan kesejahteraan warganya agar tidak ada lagi arus urbanisasi.

“Masyarakat harus diperhatikan oleh kepala daerah masing-masing dan jangan mengemis atau menimbulkan penyakit disini,” tutur Wali Kota Risma. (wh)