Ini Cara Praktis Ngurus Perizinan via SSW Mobile Apps

Ini Cara Praktis Ngurus Perizinan via SSW Mobile Apps

Peluncuran SSW Mobile Apps di Balai Kota Surabaya, Senin (25/4/2016). foto: sandhi nurhartanto/enciety.co

Mengurus perizinan di Kota Surabaya kini jadi semakin mudah. Layanan perizinan online Surabaya Single Window (SSW) yang digagas Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sejak tiga tahun lalu, kini tampil dengan “wajah baru”.

Ya, SSW kini tampil dalam Mobile Applications. Tampilan SSW Mobile Apps ini tentunya akan semakin memudahkan pemohon dalam mengurus perizinan. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ketika me-launching layanan SSW Mobile Apps di Balai Kota Surabaya, Senin (25/4/2016) mengatakan, Pemkot Surabaya selama ini sudah memiliki SSW sistem online berbasis web.

Tetapi dengan kemajuan teknologi, masyarakat kini tinggal mengunduh layanan SSW Mobile Apps via Google Play Store kemudian menikmati kemudahan paket layanan perizinan yang ditawarkan.

“Saya harus launching ini supaya masyarakat tahu aplikasi SSW Mobile ini. Di situ ada menu tentang panduan bagaimana menggunakan aplikasi ini. Juga ada menu untuk berkomunikasi dengan kami,” tegas Risma.

Menurut dia, melalui aplikasi SSW Mobile Apps ini proses perizinan yang selama ini dilakukan secara berseri, kini bisa diurus dalam satu paket. Semisal, bila selama ini masyarakat mengurus SIUP setelah itu kemudian TDP, sekarang bisa dipaketkan.

“Jadi tidak perlu proses izin berkali-kali. Cukup sekali bisa melayani beberapa paket. Kalau orang mengajukan izin SIUP, tidak harus satu-satu. Kalau ngurus SIUP, tanda daftar perusahaan akan kita keluarkan. Dan hasilnya bisa langsung diterima lewat handphone masing-masing pemohon dan bisa dicetak sendiri. Ini untuk semakin memudahkan masyarakat,” papar Risma.

Ketika meng-install aplikasi SSW Mobile Apps, dalam tampilan di halaman muka, masyarakat akan mendapati tiga item menu. Yakni, pendaftaran, monitoring dan kontak kami.

Untuk menu pendaftaran terdapat tiga item. Yakni perindustrian dan perdagangan, pariwisata dan kependudukan. Bila item tersebut di-klik, akan muncul layanan paket-paket perizinan yang bisa diurus.

Semisal untuk perindustrian dan perdagangan, ada SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), TDP (Tanda Daftar Perusahaan), IUTS (Izin Usaha Toko Swalayan) dan TDG (Tanda Daftar Gudang).

“Kalau untuk kependudukan, yang sudah ada, akta lahir dan akta kematian. Jadi tidak perlu datang lagi ke e-Kios. Berkas bisa diupload dan tidak perlu antre. Tapi kalau untuk akta lahir dan akta kematian, ini ada hologramnya karena merupakan dokumen resmi dari pemerintah. Jadi kita kirim pakai pos,” imbuh Risma.

Meski kini sudah memiliki SSW Mobile Apps, Risma menyebut layanan e-Kios yang ada di kantor-kantor kecamatan dan selama ini memudahkan warga dalam mengurus perizinan, akan tetap difungsikan.

Apalagi, tidak semua orang memiliki handphone yang memungkinkan untuk mengunduh SSW Mobile. “E-Kios terus. Apalagi e-Kios ini kan tidak bayar. Dan tidak semua orang punya smartphone,” terang salah satu wali kota terbaik itu.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti menambahkan, tidak semua layanan bisa masuk di SSW Mobile Apps. Salah satunya Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Ini karena dalam IMB harus mencantumkan peta bangunan yang “berat” bisa diunduh.

“Kalau SSW Mobile Apps ini tidak semua masuk, seperti IMB. Karena ada peta nya, itu kan berat. Tapi, SSW Mobile Apps ini lebih praktis karena masyarakat langsung bisa pakai melalui handphone-nya. Dan keunggulannya, bisa langsung jadi dan bisa dikirim. Pemohon bisa cetak sendiri. Kami berikan fasilitas cetak sendiri untuk satu kali cetak,” jelas Antiek. (wh)