Car Free Night Kurangi Korban Laka 55 Persen

Car Free Night Kurangi Korban Laka 55 Persen

Program Car Free Night (CFN) berjalan sukses. Program tersebut membuat berkurangnya jumlah korban lalu lintas dan petasan sekitar 55 persen yang dirawat di RSUD dr Soetomo.

Car Free Night Kurangi Korban Laka 55 PersenMenurut Kepala IRD dr Soetomo dr Urip Murtedjo, Sp BKL, hanya ada sembilan pasien mendapat penanganan di RSUD dr Soetomo karena kecelakaan lalu lintas dan petasan pada malam pergantian tahun. “Padahal, pada pergantian tahun 2013 lalu ada 19 orang yang mendapatkan perawatan,” ujarnya.

Rata-rata, terang Urip, pasien yang dirawat mengalami trauma cukup berat. Namun, pada perayaan tahun baru 2014 ini, korban tidak begitu banyak. Bahkan, rata-rata khusus korban petasan hanya berjumlah tiga orang. Minimnya korban kecelakaan yang di terima RSUD dr Soetomo tidak lepas dari peran Pemkot Surabaya, yang menggelar program perayaan pergantian baru dengan Car Free Night di beberapa titik.

“Programnya ciamik, mengurangi kecelakaan dengan program yang digulirkan ini. Orang jadi lebih senang nonton dari pada konvoi maupun trek-trekan dengan knalpot brong,” ucap Urip.

“Sehingga, masyarakat khususnya anak-anak muda memilih merayakan perayaan tahun baru dengan melihat tontonan unik yang digelar pemerintah kota,” imbuh dia.

Kendati demikian, pihaknya masih belum puas lantaran masih ada saja korban mercon dan kecelakaan lalu lintas. Urip berharap, program Car Free Night ini tak hanya digelar di Surabaya, tetapi di berbagai daerah di Jatim. Dengan pemusatan perayaan dan meminimalisir konvoi, maka korban kecelakaan dan petasan dipastikan menurun  pada pergantian tahun 2015 nanti.

“Ya, kami harap tidak ada yang dirujuk di sini. Program-program menekan kecelakaan ini kami harap dapat dilangsungkan terus,” ujar Urip.

Ditambahkannya, salah satu korban yang harus mengalami perawatan intensif di Rumah Sakit milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur yakni kakek dan cucu yang jatuh dari Flyover Gubeng.

“Untuk pasien korban petasan sudah pulang semuanya. Lukanya sangat ringan,” jelas Urip .(wh)