Capex IT BRI  Capai Rp 2  Triliun

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) memaparkan besaran anggaran modal belanja (capital expenditure/capex) teknologi informasi perseroan mencapai Rp 2 triliun sepanjang tahun 2016. Dari nominal tersebut sekitar 40 persen merupakan bagian investasi untuk satelit BRIsat dan sisanya untuk pengembangan infrastruktur TI lainnya.

SVP Change Management BRI Irianto menyatakan, besaran investasi TI setiap tahun itu tidak dapat disamaratakan. Pasalnya, semua kembali kepada tujuan pengembangan investasi yang ingin dicapai. Hanya sepanjang tahun ini, dia mengakui porsi investasi perseroan yang terbesar adalah pengadaan satelit BRIsat.

Sedangkan di samping itu, belum lama ini BRI juga baru membeli server baru guna melancarkan pengembangan TI mereka. “Iya, tahun ini kami baru beli server besar, sehingga belum perlu beli lagi tahun depan. Adapun selain BRIsat dan server, perseroan juga aktif mengeluarkan investasi untuk anggaran pengembangan infrastruktur TI yang lain,” kata Irianto di Jakarta.

Berkaitan dengan BRIsat, sebelumnya BRI telah mengeluarkan biaya sebesar USD250 juta atau saat itu setara dengan nominal Rp 3,75 triliun. Namun seperti yang dijelaskan Irianto, alokasi dana investasi tersebut tidak dikucurkan sekaligus dalam waktu yang sama melainkan terbagi menjadi periode 2015 dan 2016.

Adapun guna mewujudkan fokus dalam hal digital banking sekaligus meningkatkan daya saing debitor, emiten berkode BBRI ini melakukan kerja sama dengan Kementerian Informasi dan Informatika (Kemkominfo) RI untuk pemberian satu juta domain gratis kepada pelaku UMKM. Terkait aksi tersebut Irianto menegaskan, biaya yang perseroan kucurkan tidak terlalu besar. Tapi secara prinsip, dapat berarti untuk nasabah kredit mereka. (bst)