Canal Resort Pakuwon City, Hunian Bernuansa Air

Canal Resort Pakuwon City, Hunian Bernuansa Air

 

Rumah dengan kelas premium saat ini menjadi incaran masyarakat kelas A. Sebab konsep hunian dengan kelas premium ini nyaris tidak pernah lesu permintaannya. Terlebih konsep hunian yang ditawarkan memiliki perbedaan.

Direktur Pemasaran Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi mengatakan, untuk kelas tertentu membutuhkan rumah bukan sekadar untuk istirahat. Tetapi juga untuk rekreasi bersama keluarga, sekaligus menjadikan sebagai tempat yang nyaman dan lokasinya tidak jauh dari rumah.

Dengan konsep yang benar-benar baru dan berbeda, Pakuwon City menawarkan hunian bernuansa air, yaitu Canal Resort di kawasan Grand Island. Kawasan perumahan premium dengan luas kavling antara 500 meter sampai 1.500 meter itu dijual dengan harga lahan antara Rp 20 juta sampai Rp 25 juta per meter.

“Kami menjual kavling, karena untuk masyarakat kelas tertentu yang ingin membangun rumah dengan klasifikasi yang berbeda,” kata Sutandi saat ditemui disela-sela opening ceremony The Belle Venetian, Kamis (6/3/2014). Dia menambahkan untuk memenuhi keinginan itu pengembang tidak hanya membangun pusat belanja modern, fasilias pendidikan, apartemensekaligus fasilitas rekreasi.

Menurut Sutandi, kavling yang tersedia di Canal Resort sekitar 200 unit. “Memang tidak banyak, karena kawasan elit tidak membutuhkan kuantitasnya,” lanjutnya. Canal Resort sendiri merupakan hunian yang dikelilingi sungai sepanjang 3,9 kilometer. Sepanjang sungai itu juga dibandung beberapa dermaga sebagai pelengkap wisata air. Hal ini dimaksudkan agar pemilik rumah bisa bermain spead boat, jetsky di sungai setiap hari. 

Sutandi menegaskan pasar rumah premium nyaris tidak pernah lesu. Sutandi memberikan contoh Klaster Virgin Gorda yang dipasarkan tiga bulan lalu sudah terjual 90 persen. Dengan luas tanah sekitar 200 meter hingga 220 meter, bangunan dua lantai itu dilepas seharga sekitar Rp 3 miliar-Rp 5 miliar. Untuk di Canal Resort harga rumah jika sudah jadi diperkirakan mencapai Rp 8 miliar sampai R 12 miliar. (wh)