Calon Penumpang Serbu Tiket KA Lebaran

Calon Penumpang Serbu Tiket KA Lebaran

foto: gutteres/enciety.co

Sejumlah tiket Kereta Api (KA) angkutan lebaran dari Jakarta dan Bandung menuju Jawa Timur mulai diserbu calon penumpang. Bahkan untuk keberangkatan kereta dari Jakarta dan Bandung dengan tujuan Surabaya dan Malang pada H-6 (30 Juni) terjual habis.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8, Suprapto mengatakan, penjualan tiket KA lebaran untuk H-1 hingga H-5 juga rata-rata telah habis terjual. Artinya, dari penjualan yang resmi dibuka pada 28 Maret lalu itu, tiket KA lebaran dari Jakarta dan Bandung menuju Surabaya atau Malang untuk H-6 hingga H-1 rata-rata sudah ludes diserbu pembeli.

“Untuk Tiket KA Lebaran menuju Surabaya dan Malang sangat cepat. Hanya dalam tempo dua minggu saja, penjualan tiket dari Jakarta dan Bandung untuk H-6 hingga H-1 telah habis terjual,” katanya Senin, (11/04/2016)

Tak hanya arus mudik, tiket arus balik dari Malang dan Surabaya menuju Jawa Tengah, Jakarta ataupun Bandung juga mulai banyak pemesan. Sejak pemesanan dibuka pada tanggal 9-11 April untuk pemberangkatan kereta api pd tanggal 8-10 Juli atau H+1 hingga H+3 langsung diserbu pembeli.

“Bahkan, untuk keberangkatan dari Malang atau Surabaya menuju ke Jakarta dan Bandung pada 10 Juli atau H+3 sudah ludes terjual dalam kurun waktu setengah jam setelah pemesanan resmi dibuka. Sedangkan untuk arus balik dari Jatim menuju Jakarta dan Bandung untuk H+1 hingga H+7, seat load factornya masih berkisar 30 persen,” lanjut Suprapto.

Bapak dua anak ini memprediksi penjualan seluruh tiket arus lebaran di Daop 8 sendiri bakal ludes terjual pada 15 April nanti. Ia menambahkan, untuk arus lebaran pada tahun 2016 ini jumlah penumpang di Daop 8 diprediksi naik 25 persen dibanding tahun 2015 lalu yang tercatat sebanyak 724.918 orang.

“Puncak arus lebaran pada tahun 2016 di Daop 8 ini sendiri diperkirakan terjadi pada tanggal 10 Juli atau H+3. Saat itu, jumlah penumpang dari Surabaya dan Malang yang berangkat ke arah Jakarta dan Bandung mencapai 37 ribu penumpang,” tutup pria asli Bandung ini. (*)