Bursa China Kembali Kontraksi, Anjlok 6,2 Persen

bursa saham china

Indeks harga saham gabungan di Shanghai turun drastis 6,2 persen pada penutupan Selasa (18/8) sehingga kembali berada di bawah level 3.800 poin. Penyebab kejatuhan itu belum diketahui, namun pasar saham di  China memang kerap dilanda volatilitas tinggi dalam beberapa bulan terakhir.

Pemerintah  China berhasil menjaga kestabilan pasar saham dengan upaya penyelamatan yang dramatis pada akhir Juni dan awal Juli, lewat intervensi berbagai cara yang bertujuan mengurangi kerugian para investor. Namun guncangan itu kembali datang. Penurunan hari Selasa adalah yang paling tajam sejak 27 Juli.

Mayoritas perusahaan yang terdaftar di Shanghai, termasuk sejumlah Badan Usaha Milik Negara China, rontok hingga batas maksimum harian sebesar 10 persen. Indeks harga saham di bursa Shenzhen, yang didominasi saham-saham teknologi, juga anjlok 6,6 persen.

Para investor mengkhawatirkan kemungkinan pemerintah menghentikan dukungannya di bursa, ditambah tanda-tanda perlambatan tajam dalam pertumbuhan ekonomi China.

Volatilitas bursa ini dimulai Juni lalu, setelah indeks saham Shanghai mencapai puncaknya di atas 5.100 poin, atau naik sekitar 150 persen dalam periode 12 bulan. Ketika gelembung ini meletus, indeks saham terjun 32 persen dalam 18 kali sesi perdagangan saja.

Pemerintah  China bertindak tegas. Bank Sentral (People’s Bank of China) memotong suku bunga patokan ke level terendah, regulator pasar menerapkan suspensi pendaftaran perusahaan baru ke bursa, dan para spekulan jangka pendek diancam penjara.

Regulator bursa saham — China Securities Regulatory Commission — mengkoordinir pembelian saham dengan menggunakan dana tunai yang disediakan Bank Sentral. Emiten diperbolehkan membekukan saham mereka sendiri, dan sempat terjadi 50 persen saham emiten dibekukan.

Bursa saham sedikit tenang dalam beberapa hari terakhir karena perhatian para investor teralihkan ke Yuan, yang nilainya melemah tajam karena keputusan pemerintah untuk mengubah cara perhitungan nilai tukar harian. (bst)