ITS Buka Pascasarjana Teknologi Kelautan Bidang Energi Laut

ITS Buka Pascasarjana Teknologi Kelautan Bidang Energi Laut
Wamen ESDM, Susilo Siswoutomo, saat Kuliah Umum Peta Potensi Energi Laut Indonesia, di Graha ITS, Jumat (7/3/2014)

 

Besarnya potensi energi yang terkandung di laut Indonesia membutuhkan percepatan pengembangan energi. Disetujuinya Kebijakan Energi Nasional yang baru, menempatkan energi arus laut sebagai energi strategis dalam peta keenergian nasional. Karena kini sejajar dengan energi jenis lainnya, pengembangan energi arus laut membutuhkan penyiapan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pula.

Hal itu diungkapkan oleh Guru Besar Fakultas Teknologi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Prof Dr Mukhtasor di Graha ITS, Jumat (7/3/2014). “Untuk itu, September tahun ini dibuka program pascasarjana Teknologi Kelautan bidang Energi Laut. Ini hasil kerja sama dengan Kementerian ESDM dan beberapa universitas negeri di Indonesia,” ungkapnya.

Pendirian pascasarjana itu merupakan bentuk kesiapan civitas akademik dalam meningkatkan kapasitas nasional di bidang energi laut. Khususnya dalam penyediaan layanan pendidikan lanjut. Wakil Menteri ESDM, Susilo Siswoutomo juga menyatakan dukungannya. “Sebagai mahasiswa teknik, anda-anda ini harus siap bersinergi untuk memajukan pemanfaatan energi baru,” tegasnya saat Kuliah Umum Peta Potensi Energi Laut Indonesia itu.

Universitas-universitas yang menjadi partner di antaranya ITB, UGM, dan Robert Gordon University (RGU), Inggris. Mukhtasor yang juga ketua Asosiasi Energi Laut Indonesia (ASELI) mengatakan, pihaknya tengah menjajaki program peningkatan kapasitas nasional energi laut.

ITS dan RGU telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) pada bulan Februari 2014 yang lalu. Dalam MoU, disepakati keduanya akan bekerjasama di bidang penelitian dan pendidikan energi laut.

Koordinator Program Pascasarjana Teknologi Kelautan ITS, Dr Rudi Waluyo menegaskan, kerjasama tersebut difokuskan untuk membentuk konsentrasi baru. “Program Pascasarjana Teknologi Kelautan di bidang Energi Laut ini adalah dalam rangka menyiapkan tenaga ahli dan professional Indonesia,” ujarnya.

Konsentrasi yang akan diajarkan di antaranya Teknik dan Manajemen Energi laut, studi prinsip konversi energi arus laut, gelombang laut dan panas laut, dan infrastruktur kelautan pendukung energi laut. Juga keekonomian energi laut dan bisnis kelistrikan, kebijakan dan regulasi, serta kewirausahaan di bidang energi. (wh)