Buka Pabrik di Karawang, Toyota Tanam Rp 3,3 T

 

Buka Pabrik di Karawang, Toyota Tanam Rp 3,3 T

Toyota menanamkan dana sebesar Rp 3,3 triliun guna  membuka pabrik Karawang II.  Pabrik ini memiliki kapasitas produksi 120.000 unit per tahun. Selain memproduksi model sedan, pabrik Karawang II juga memproduksi Etios Valco, Limo dan All New Yaris.

Fasilitas produksi Toyota lainnya yaitu Pabrik Karawang I memproduksi Kijang Innova dan Fortuner dengan kapasitas produksi sebesar 130 ribu unit per tahun. Secara total, pabrik-pabrik Toyota Indonesia memiliki kapasitas produksi sebesar 250 ribu unit per tahun.

“Perkembangan operasi bisnis Toyota Indonesia bukan hanya hasil dari kerja keras seluruh karyawannya. Situasi sosial dan ekonomi yang stabil juga sangat mendukung ekspansi ini. Untuk itu kami sangat berterimakasih kepada pemerintah lokal maupun pusat yang terus mendukung pengembangan industri otomotif di Indonesia,” kata Managing Officer Toyota Motor Corporation Hiroyuki Fukui.
 
Investasi baru Toyota di Indonesia selama dua tahun terakhir ini meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Di Toyota sendiri terjadi peningkatan jumlah karyawan dari sekitar 6.000 orang di tahun 2011 menjadi lebih dari 7.600 orang orang di 2014.
 
Secara total, jumlah tenaga kerja yang terlibat di rantai bisnis Toyota (supplier lapis 1-3 dan dealer) mencatatkan angka lebih dari 120.000 orang. Penyerapan tenaga kerja dalam jumlah massif dapat memberikan efek domino bagi sektor informal lainnya sehingga secara tidak langsung memberikan kontribusi positif bagi peningkatan ekonomi mikro.
 
Toyota s memulai operasinya di Indonesia sebagai perusahaan importir dan agen tunggal mobil bermerek Toyota pada 1971. Selanjutnya pada 1973, Toyota mengoperasikan pabrik perakitan mobil di bawah naungan PT. Multi Astra.
 
Di pabrik ini, model-model seperti Corolla, Corona, dan Land Cruiser dirakit untuk pasar domestik. Di tahun 1977, Toyota Indonesia mulai memproduksi Kijang, model kendaraan niaga dan serbaguna. (oke/ram)