Buka Lokalisasi Dolly Berarti Langkah Mundur

Buka Lokalisasi Dolly Berarti Langkah Mundur

Tim Gegana dan Jihandak berjaga di Balai Kota Surabaya, Kamis (20/10/2016)

Ex lokalisasi Putat Jaya dan Dolly yang telah ditutup oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tahun 2014 tidak akan lagi dibuka meskipun ada ancaman bom yang disampaikan seseorang untuk meledakkan rumah dinas Wali Kota dan Balai Kota Surabaya.

Camat Sawahan M Yunus yang membawahi kawasan ex lokalisasi terbesar di Asia Tenggara tersebut mengatakan pihaknya berharap agar yang mengancam untuk mengebom tersebut dibuka hatinya.

“Semoga hidayah Allah masuk kepada yang menebarkan terror tersebut. Dan bagi kami, tidak mungkin ex lokalisasi itu dibuka kembali. Karena bila dibuka kembali, merupakan suatu langkah kemunduran besar,” kata Camat Sawahan M Yunus kepada wartawan, Kamis (20/10/2016).

Ia melanjutkan, Dolly dan Jarak kini terus berbenah dan dijadikan oleh pihak Pemkot Surabaya untuk menjadi sentra bisnis yang kini banyak menghasilkan produk-produk dari kerajinan Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Mulai dari usaha batik, makanan kecil samiler hingga pembuatan sandal dan kaus.