Buat Aneka Produk Bunga Berbahan Spon Karet Matras

Buat Aneka Produk Bunga Berbahan Spon Karet Matras

Pelatihan handicraft Pejuang Muda Surabaya di Kaza City Mall, Sabtu (11/3/2017). foto:sandhi nurhartanto/enciety.co

Pelatihan Pejuang Ekonomi masih berlanjut. Lewat pelatihan handicraft, kali ini puluhan anak muda Kota Surabaya diajak untuk membuat aneka produk bunga berbahan spon karet matras.

Teguh Adi Prabowo, mentor pelatihan Pejuang Muda Surabaya, menjelaskan dalam pelatihan kali ini anak-anak muda peserta pelatihan diajarkan membuat produk handicraft yang inovatif dan saat ini lagi banyak peminatnya.

“Bunga yang berasal berbahan spon karet matras ini saat ini sedang naik daun. Jika kita rajin jalan-jalan di mal-mal ternama di Surabaya kita bakal melihat banyak pedagang yang menawarkan produk tersebut,” kata dia, di sela pelatihan di Kaza City Mall, Sabtu (11/3/2017).

Kata Teguh, selain menarik, tingginya minat masyarakat membeli produk tersebut dikarenakan perawatan produk hiasan bunga ini mudah.

“Produk bunga dari bahan dasar spon karet matras ini adalah produk yang memiliki banyak manfaat. Selain sebagai penghias ruangan, produk tersebut juga sering dijadikan sebagai hiasan hantaran, hiasan pada acara-acara formal dan informal. Selain itu, produk tersebut juga dapat dijadikan hiasan makanan,” tutur Teguh.

Untuk membuat produk inovatif tersebut, sambung Teguh, dibutuhkan gunting, spon karet matras, lem perekat, kawat kecil dan lain sebagainya.

Yang harus diperhatikan saat membuat produk handicraft ini adalah teknik menggunting dan teknik penempelan spon karet matras yang dipergunakan.

“Ukuran spon karet matras yang kita gunting harus konstan agar terkesan rapi. Lalu, ketika kita merekatkan bahan-bahan tersebut juga harus rapi. Memang butuh ketekunan dan ketelitian untuk menghasilkan produk ini,” kupas Teguh.

Dia juga menjelaskan, untuk membuat produk bunga berbahan spon karet matras itu hanya butuh modal sekitar Rp 2 ribu per tangkainya.

“Dengan modal tersebut, kita dapat menjualnya dengan harga Rp 5- 10 ribu,” tandasnya. (wh)