Buah Srikaya Banjiri Pasar Surabaya

Buah Srikaya Banjiri Pasar Surabaya
Penjual buah srikaya yang ramai dikunjungi di jalan Sukomanunggal.umar alif/enciety.co

Para pedagang buah srikaya kini bermunculan di berbagai daerah. Tidak hanya di di jalan-jalan kabupaten, namun penjual buah srikaya dapat mudah ditemui di Kota Surabaya.

Choiriyah, salah satu penjual buah srikaya mengaku dirinya kini beralih ke buah yang panennya hanya setahun sekali ini dari sebelumnya menjual buah rambutan.

“Srikaya banyak yang cari, Mas. Karena selain bisa dimakan biasa juga bisa dibuat kudapan yang lain. Seperti selai dari buah srikaya dan dibuat kue juga untuk jamu,” kata Choiriyah saat ditemui enciety.co, di Jalan Sukomanunggal, Surabaya, Minggu (22/3/2015).

Selain di Jalan Sukomanunggal, banyak juga penjual srikaya dijumpai di Pasar Simo, Pasar Kembang, Pasar Keputran, Pasar Pacar Keling, Pasar Wonokromo, Pasar Pabean, Pasar Sidotopo, dan Pasar Kapas Krampung.

Menurut dia, buah srikaya didatangkan dari Gresik, Lamongan, dan Tuban. Ini lantaran buah ini adalah buah tropis yang hidup di tanah kering hingga berbatuan.

Bahkan, di musim kemarau pun, pohon srikaya tersebut masih bisa tumbuh dengan baik kendati jarang-jarang diberi air atau disiram. Masa panen buah srikaya adalah di bulan Maret hingga Juni ini.

Ia mengaku bisa menghabiskan puluhan kilo setiap minggunya dengan keuntungan mencapai ratusan ribu rupiah.

“Harga jual 1.500 perbuah hingga Rp 2.500 tergantung besar dan tingkat kemanisannya saja,” ujar dia. (wh)