Bu Nyai Jatim Belajar Bikin Aksesoris Limbah Batik di Amaopi

Bu Nyai Jatim Belajar Bikin Aksesoris Limbah Batik di Amaopi

foto:ist

Puluhan Bu Nyai dari Rabitah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Jawa Timur berkunjung di workshop Amaopi di Jalan Raya Wonorejo 25, Rungkut, Surabaya, Sabtu (14/9/2019). Mereka belajar membuat aksesoris yang laku dijual.

Rombongan Bu Nyai tiba di lokasi sekitar pukul 17.15 WIB. Setelah melihat beberapa produk, mereka mendengarkan penjelasan dari Acik Yuli Trasasi, owner Amaopi.

“Sekarang kita akan coba praktekkan membuat aksesoris dari limbah batik,” ujar Acik.

Kata dia, untuk membuat aksesories berbahan limbah batik ini butuh beberapa tahapan. Pertama, menyiapkan bahan dan peralatan. Yakni, kain bludru, perca batik, kawat lunak, manik kayu, gunting, dan lem tembak.

“Ini sebagai bekal yang harus dipenuhi. Kita tidak kesulitan menyiapkan bahan dan peralatan ini,” terang Acik.

Tahap kedua, sambung dia, membuat kerangka bunga dari kawat lunak. Di mana, kita taruh kawat ke perca batik dengan posisi bagian dalam yang ditempel kawat lunak

“Kita lem tembak semua pinggir kelopak bunga pada perca batik dan kawat lunaknya. Sebelum lem mengering segera tempel kain bludru,” jlentrek Acik.

Langkah berikutnya, terang Acik, adalah menggunting bagian tepi bunga.  Untuk melakukannya harus dilakukan secara cermat. Tifak boleh ceroboh. Karena hasilnya harus benar-benar menyerupai bunga.

Bu Nyai Jatim Belajar Bikin Aksesoris Limbah Batik di Amaopi
foto:ist

Menurut Acik, dengan cara yang sama bisa dikreasikan dengan batik warna lain. “Dalam setiap bunga membutuhkan dua kelopak bunga, sehingga membentuk bunga tiga dimensi yang cantik,” ujar dia.

Melihat tips dan trik yang didemokan Acik, para Bu Nyai sangat senang. Mereka menjadi punya pengetahuan dan belajar ketrampilan dari pemanfaatkan bahan limbah.

“Semoga hasil ini bisa dipraktekkan setelah pulang dari Surabaya,” tandas Acik.

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kunjungan 150 Bu Nyai dari RMI Jawa Timur untuk mengikuti pelatihan di Pahlawan Ekonomi & Pejuang Muda Surabaya. Selain di Amaopi, mereka sempat mengikuti seminar digital marketing dan financial management di Kaza City Mall. (wh)