BTN Siapkan KPR 2.000 Rumah Senilai Rp 1 T

BTN Siapkan  KPR 2.000 Rumah Senilai Rp 1 T
foto:okezone

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengalokasikan kredit pemilikan rumah (KPR) senilai Rp 1 triliun untuk membiayai 2.000 rumah di wilayah Jabodetabek. Proyek-proyek perumahan tersebut menyebar di 15 lokasi di bawah pembinaan kantor cabang Bank BTN setempat.

Corporate Secretary Division PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Eko Waluyo mengatakan, bisnis pembiayaan rumah oleh BTN selama triwulan III/2014 mendekati angka Rp 1 triliun. Angka tersebut diperoleh dari hasil penyelenggaraan BTN Expo 2014, sejak 18 sampai 24 Agustus 2014 lalu. Target realisasi kredit selama expo sebesar Rp Rp 750 miliar.

“Target ini terlampaui sampai akhir penutupan pameran yang menyentuh angka Rp 1 triliun,” kata Eko seperti dikutip dari siaran pers yang diterima di Jakarta.

Menurut dia, setidaknya ada 15 lokasi di bawah pembinaan 15 kantor cabang bank BTN di wilayah Jabodetabek yang bakal menyumbang penambahan kredit baru selama triwulan III. Alokasi kredit sebesar Rp 1 triliun itu untuk membiayai pembangunan 2.000 unit rumah.

Lokasi tersebut, antara lain berada di wilayah kantor cabang BTN Tangerang, BTN Jakarta Kuningan, BTN Kelapa Gading Square, BTN Harapan Indah Bekasi, BTN Depok, BTN Bogor, BTN Jakarta Harmoni, BTN Kebon Jeruk, BTN Ciputat, BTN Bekasi, BTN Cibubur, BTN Jakarta Cawang, BTN Cikarang, BTN Karawaci dan BTN Bumi Serpong Damai.

Eko menjelaskan, respons masyarakat dan para pelaku industri perumahan terhadap expo sangat besar. Apalagi pada event BTN Property Expo 2014 banyak fasilitas dan kemudahan transaksi yang ditawarkan selama pameran berlangsung., ternasuk KPR. Jumlah pengunjung bertambah banyak melebihi ekspektasi, khususnya pada Sabtu dan Minggu.

“Minat masyarakat untuk memiliki rumah begitu besar. Entah itu untuk kebutuhan tempat tinggal ataupun sarana investasi. Ini merupakan potensi yang perlu didorong oleh para pelaku pembangunan perumahan agar pasar rumah selalu siap untuk dibeli oleh masyarakat yang membutuhkan,” kata dia.

Bank BTN, lanjut dia, siap memberikan dukungan pembiayaan KPR sekaligus mendorong para pengembang untuk terus membangun rumah. Angka Rp1 triliun bisa jadi akan bertambah jika mereka yang datang di pameran diprospek lagi oleh kantor cabang Bank BTN.

BTN Property Expo 2014 didukung oleh lebih dari 100 pengembang. Produk yang dipamerkan meliputi rumah bersubsidi dan non subsidi, apartemen premium, ruko, rumah dan apartemen menengah.

Bank BTN akan tetap fokus pada bisnis pembiayaan perumahan. Potensi perumahan masih sangat besar dan Bank BTN memiliki portfolio pembiayaan perumahan hingga 85 persen. Sementara bank umum terkendala regulasi karena portofolio mereka maksimal hanya 20 persen di KPR. Sedangkan Bank BTN adalah bank khusus, jadi tidak dibatasi. Karena potensi bisnis dan perannya yang sangat besar, Bank BTN akan menjadi besar sebagai mortgage bank di Indonesia. (bst/ram)