BTN Luncurkan Layanan Sejuta Wakaf NU

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) meluncurkan gerakan sejuta wakaf bagi warga Nahdlatul Ulama (NU). Sebagai Bank yang mengelola wakaf NU, BTN siap melayani wakif yang akan mewakafkan dananya melalui Lembaga Wakaf Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LWPBNU).

“Ini merupakan terobosan yang kami lakukan bagaimana agar layanan Bank BTN itu dapat dimanfaatkan oleh seluruh umat. Dengan keunggulan produk berbasis iB yang dimiliki Bank BTN kami mempunyai harapan yang besar itu dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Direktur Utama BTN Maryono usai peluncuran gerakan sejuta wakaf di Surabaya.

Acara launching gerakan sejuta wakaf yang dilakukan Bank BTN dihadiri oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baidan, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj, dan Ketua PWNU Jawa Timur KH Moh Hasan Mutawakkil Alailah.

Maryono pun optimistis akan dapat memenuhi sejuta wakaf. Pasalnya, PBNU merupakan ormas Islam terbesar di Indonesia. “Ini merupakan peluang bagi BTN dalam memenuhi gerakan sejuta wakaf tersebut. Banyak manfaat yang akan dikerjasamakan bersama PBNU. Ladang bisnis umat yang sangat besar, tentunya akan dapat dikelola dengan baik melalui kerjasama yang saling menguntungkan,” jelas Maryono.

Selain meluncurkan gerakan sejuta wakaf, BTN juga memperkenalkan Kartu Debit Visa BTN iB. Kartu tersebut sekaligus dapat menjadi kartu anggota NU. Kartu tersebut dapat digunakan untuk sarana autodebet wakaf, infak, zakat, dan sedekah.

Dengan dukungan VISA, seluruh warga NU akan mendapatkan kemudahan bertransaksi debit di seluruh outlet berlogo VISA, transaksi ATM diseluruh mesin ATM VISA, Link, dan ATM Bersama di seluruh dunia.

Nilai tambah lain, Tabungan BTN iB yang juga telah terkorelasi dengan Kartu Debit VISA BTN iB yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana kemudahan untuk mengajukan pembiayaan kepada BTN Syariah yaitu pembiayaan KPR BTN iB beserta isi rumahnya, pembiayaan Umroh dan Haji Plus, pembiayaan pendidikan dan kesehatan dan pembiayaan lainnya. (idn)