Brasil Dibantai, Scolari Pasang Badan

 

Brasil Dibantai, Scolari Pasang Badan

Pembantaian yang diterima Brasil dari  Jerman benar-benar  mempermalukan publik bola negeri Samba tersebut. Kekalahan telah 1-7, sulit diterima logika umum dan sulit dimaafkan. Siapa yang pantas disalahkan dari kekalahan telak tersebut?

Seusai pertandingan, dengan sikap kesatria, pelatih Brasil, Luiz Felipe Scolari pasang badan. Dengan lantang, pelatih gaek berusia 65 tahun ini mengaku dirinyalah yang paling bertanggung jawab atas kekalahan terburuk tersebut

“Inilah momen terburuk sepanjang saya menekuni karier di lapangan hijau. Inilah hari terburuk sepanjang saya menggeluti si kulit bundar. Tapi, kehidupan harus terus berlanjut. Siapa yang paling bertanggung jawab atas hasil ini? Tentu saja saya sendiri. Tanggung jawab atas kekalahan memalukan ini memang bisa dibagi rata. Namun, saya sendiri yang menentukan komposisi pemain dan taktik bertanding. Itulah keputusan yang saya ambil,” ujar Scolari.

Menurut mantan manajer Chelsea tersebut, kepercayaan diri anak-anak asuhannya langsung goyah menyusul gol pertama Jerman yang dicetak Thomas Mueller di menit ke-11. “Kami telah berbuat semaksimal mungkin, sayangnya kali ini kami menghadapi tim Jerman yang tampil luar biasa. Dalam kondisi tertinggal, kami tidak mampu bangkit. Kami kacau balau dan panik setelah terjadinya gol pertama. Sejak itulah, bagi kami segalanya menjadi salah. Saya yakin, fans Jerman pun tak menyangka dengan hasil ini. Namun, kita harus angkat topi atas kualitas yang mereka miliki,” tegas Scolari.

Dalam kalimat penutupnya, selain meminta maaf, Scolari berjanji Brasil bakal berupaya meraih peringkat ketiga. “Kami harus bisa melalui momen buruk ini. Pesan saya pada rakyat Brasil, maafkan kami yang tampil begitu buruk. Saya minta maaf karena kami gagal lolos ke final. Kami akan berupaya meraih peringkat ketiga. Setidaknya, masih ada yang bisa kami dapatkan,” pungkasnya. (bst/ram)