BPS Jatim: Sumenep Alami Infasi Tertinggi Sepanjang Maret 2022

BPS Jatim: Sumenep Alami Infasi Tertinggi Sepanjang Maret 2022

Wamendag Jerry Sambuaga sidak harga barang di Pasar Wonokromo. foto: ist

Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim menyebutkan, Maret 2022 infasi tertinggi terjadi di Kabupaten Sumenep sebesar 1,09 persen, sementara infasi terendah terjadi di Kota Kediri sebesar 0,43 persen.

Kepala BPS Jatim Dadang Hardiwan mengatakan, infasi terjadi karena adanya kenaikan harga secara umum, yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran. “Dari sebelas kelompok pengeluaran, sepuluh kelompok mengalami infasi dan satu kelompok lainnya tidak mengalami perubahan,” katanya,  Jumat (1/4/2022) .

Kelompok pengeluaran yang mengalami infasi tertinggi adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,55 persen, diikuti kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 1,24 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,23 persen.

Sementara kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga dan kelompok kesehatan masing-masing sebesar 0,59 persen, kelompok transportasi sebesar 0,40 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,34 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,25 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,34 persen, dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,08 persen.

Sedangkan kelompok pengeluaran yang tidak mengalami perubahan adalah kelompok pendidikan. (wh)