BPS: April Deflasi 0,45 Persen

BPS: April Deflasi 0,45 Persen

Kepala BPS Suryamin, foto: berita2bahasa.com

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pada April 2016 terjadi deflasi sebesar 0,45 persen. Kondisi ini berkebalikan dengan bulan sebelumnya atau pada Maret 2016 kemarin yang mencatatkan inflasi sebesar 0,19 persen.

Adapun tingkat inflasi untuk tahun kalender (Januari–April) 2016 tercatat sebesar 0,16 persen. Untuk tingkat inflasi dari tahun ke tahun (April 2016 terhadap April 2015) sebesar 3,60 persen. Sementara untuk komponen inti mengalami inflasi 0,15 persen, dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun 3,41 persen.

Kepala BPS Suryamin menjelaskan, dari 82 kota yang disurvei oleh BPS, terdapat 77 kota yang mengalami deflasi. “Sedangkan 5 kota mengalami inflasi,” tutur dia di Kantornya, Jakarta, Senin (2/5/2016).

Deflasi tertinggi dialami oleh kota Sibolga dengan nilai 1,79 persen, sedangkan deflasi terendah dialami oleh kota Singaraja dengan nilai 0,06 persen. “Untuk inflasi tertinggi dialami oleh Tarakan dengan nilai 0,45 persen.

Suryamin mengungkapkan, deflasi yang terjadi pada April 2016 ini merupakan deflasi tertinggi sejak tahun 2000. Terjadinya deflasi ini menunjukkan perkembangan harga bahan pokok yang terkendali. (lp6)